JERAMI AMONIASI SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF PADA TERNAK SAPI
Tersedianya hijauan pakan ternak yang berkualitas dan berkesinambungan merupakan hal penting dalam meningkatkan produktivitas ternak khususnya ternak ruminansia. Pada musim kemarau dimana rumput /hijauan pakan ternak lainnya sulit didapatkan mengharuskan para peternak mencari alternatif lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminasia khususnya sapi. Wilayah kecamatan jambon secara geografis memiliki wilayah lahan pertanian(tanah sawah) yang luas yaitu 1423 Ha dimana untuk musim penghujan dan musim MK I hampir semuanya ditanami tanaman padi. Sementara pemanfaatan limbah pertanian berupa jerami padi sebagai pakan ternak belum optimal dimana jerami hanya dikeringkan dan disimpan begitu saja. Hal itu menyebabkan kandungan gizinya yang rendah, karena jerami padi mengandung serat kasar dan silikat dalam kadar yg tinggi sementara kandungan protein dan daya cernanya yg rendah. Oleh karena itu diperlukan suatu sentuhan teknologi sederhana untuk meningkatkan kualitas zat gisi dan daya cernannya yang disebut jerami ammoniasi.Cara pembuatan jerami ammoniasiBahan dan alat yang digunakan :Bahan :• Jerami padi (yg telah dikeringkan)• Urea• Air Alat • Plastik/ terpal• Timbangan• Ember plastik• Sabit• Lubang tempat penimbunan jerami padiCara pembuatan • Timbang jerami padi sesuai kebutuhan kemudian dipotong-potong dengan mesin pemotong jerami dengan ukuran sekitar 10 cm• Timbang urea sebanyak 6% dari bobot jerami padi. Sediakan aior bersih sebanding dengan jumlah jerami padi dimana dari jumlah air tersebut 30% digunakan untuk melarutkan urea.• Membuat lubang tanah dengan ukuran dalam 1m, lebar 0,75m dan panjang disesuaikan dengan jerami padi yg diolah• Sebelum jerami dimasukkkan, pada dasar lubang diberi alas plastik/terpal kemudian jerami dimasukkan kedalam lubang dimana setiap ketebalan 20 cm disemprotkan laruta urea secara merata pada permukaannya kemudian dipadatkan dengan cara diinjak-injak.• Setelah proses penumpukan selesai barulah lubang tadi ditutup rapat menggunakan plastik/terpal. Setelah satu bulan tutup plasti/terpal bisa dibuka dan jerami padi hasil dari ammoniasi dapat digunakan sebagai pakan ternak.Beberapa keuntungan dalam pemanfaatan jerami amoniasi• Menambah persedian bahan pakan ternak• Menghindari kekurangan pakan yang berkuailtas khusunya pada musim kemarau • Meningkatkan nilai gizi dan daya cerna dari jerami padi, dimana dengan meningkatnya nilai gizi dan daya cerna ternak maka pertumbuhannya juga akan menjadi lebih baik• Pengelolaan limbah sawah menjadi lebih baik, dimana yang biasanya jerami padi dibakar dengan amoniasi tersebut jerami akan menjadi lebih bermaanfaat dan ramah lingkungan ADMIN CYBER WARDOYO BPP JAMBON KEC JAMBON KAB PONOROGO