Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ke – IX Tahun 2016 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang dilaksanakan tanggal 10 sampai 14 mei 2015 telah berlalu, Kabupaten penajam paser utara yang mendapat kesempatan pertama kalinya melaksanakan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur di Laksanakan oleh Kabupaten/Kota. Jika selama ini Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur selalu di selenggarakan di Ibukota Provinsi Kalimantan Timur (samarinda red) kali ini dilaksanakan dengan tampilan berbeda yakni dilaksanakan di Kabupaten. Menyandang predikat sebagai Kabupaten yang masih muda dengan memasuki usia ke – 14 Kabupaten Penajam Paser Utara sanggup mensukseskan pelaksanaan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur Tahun 2016. Apresiasi dan Pujian datang dari berbagai pihak atas suksesnya pelaksanaan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur Tahun 2016, diantaranya berasal dari Ketua KTNA Nasional Ir. Winarno Tohir yang pada kesempatan kali ini hadir langsung dalam acara penutupan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur Tahun 2016 sekaligus berkesempatan menyerahkan penghargaan yang di berikan kepada Bapak Bupati Penajam Paser Utara sebagai penerima Adi Bakti Tani Nelayan Pratama, yang dinilai memiliki komitmen yang kuat terhadap pembangunan pertanian secara umum, peningkatan produktifitas pertanian secara komprehensif dan menyeluruh. Selain memberikan apresiasi kepada Kabupaten Penajam Paser Utara, Ketua KTNA Nasional juga menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya diantaranya bahwa pada saat ini kita baru saja melewati anomali iklim efek el nino yang berakibat terhadap terpuruknya produksi pertanian utamanya pada komoditas padi, beberapa hal yang menjadi rekomendasi KTNA Kepada pihak pemerintah untuk perbaikan pembangunan pertanian antara lain adalah perbaikan infrastruktur pertanian perikanan perkebunan dan kehutanan, ketersediaan sarana produksi pertanian, Fasilitas kredit modal usaha yang masih beum berpihak kepada dunia pertanian. Diakhir sambutannya Ketua KTNA Nasional menitikkan harapan kepada Bapak Gubernur Kalimantan Timur agar alokasi anggaran untuk pembangunan pertanian dalam arti luas minimal 10%. Sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada dunia pertanian. Hasil rumusan rembug KTNA Provinsi Kalimantan Timur akan menjadi bahan rekomendasi kepada pemerintah provinsi Kalimantan Timur dalam menentukan langkah-langkah strategis pembangunan dunia pertanian di Kalimantan Timur. Diakhir sambutannya diungkapkan mewakili para petani nelayan mesti adanya rehabilitasi fasilitas pengairan, embung, permintaan petani pada umumnya agar pada saat musim kemarau tiba petani masih dapat menanam padi disawah mereka. Apresiasi juga datang dari Bapak Gubernur Kalimantan Timur Drs. H. Awang Faroek Ishak, M.Si yang pada kesempatan kali ini dibacakan langsung oleh bapak Bupati Penajam Paser Utara melalui sambutannya pada acara penutupan rangkaian kegiatan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur Tahun 2016. Di ungkapkan beliau bahwa sinergi semua pihak dalam pembangunan pertanian akan menciptakan kemandirian pangan bagi Kalimantan Timur,. Permasalahan – permasalahan di dunia pertanian seperti air, lahan usaha, Kemampuan pelaku usaha, dukungan fasilitas serta sarana perlu diuraikan akan tidak menjadi masalah yang pelik bagi masyarakat. Sasaran program tahun 2016 target lahan sawah padi adalah seluas 14.644 Ha, penambahan luas lahan jagung 3.446 Ha, Kedelai seluas 1342 Ha, Ubi Kayu dengan produksi 50071 Ton, terlaksananya integrasi ternak sapi dan sawit, peningkatan produksi sapi sebanyak 23% per Tahun, produksi perikanan budidaya 44.000 Ton, perikanan tangkap 152.534 Ton serta ekspor dapat mencapai $ 15,6 Juta. Suriyadi, A.Md Admin Cyber Extension Kabupaten Penajam Paser Utara