Loading...

KADINAS TAN-KP KABUPATEN KAMPANYEKAN GERTAM CABAI

KADINAS TAN-KP  KABUPATEN KAMPANYEKAN GERTAM CABAI
Menilik hasil rakornas yang dibuka oleh Presiden Jokowidodo pada Tanggal 5-7 Januari 2017 di Bidakara, Jakarta, Cabe merupakan e merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi terbesar. Harga cabai fluktuatif terutama pada bulan Januari-Pebruari mencapai harga fantastis hingga Rp 120.000/kg. Tingginya harga cabai tentu berdampak pada munculnya berbagai persoalan bagi roda kehiduypan ekonomi rakyat. Namun, Presiden Joko Widodo memebri gambaran bahwa ketika satu rumah tangga menanam minimal 5 batang tanaman cabai, maka sedikit banyak akan membantu tiap rumah tangga untuk mengeluarkan uang untuk membeli cabai. Betapa tidak, masing-masing rumah dapat menghasilkan cabai yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi keluarganya. Namun, anjuran untuk menanam cabai di masing-masing rumah tangga tidaklah mudah untuk ditekankan. Oleh karena itu, perlu adanya gerakan tanam cabe sebagai upaya memberi semangat, motivasi, dan energi khusus terutama pada pemberdayaan perempuan.Pada berbagai kesempatan, Ibu Ir. Khofifah, MM selaku kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan tak henti-hentinya mengkampanyekan gerakan tanam cabai. Hal serupa dilakukan Ibu Ir. Khofifah pada saat mendampingi Bupati Tegal dalam acara Lounching Taman Teknologi Pertanian (TTP) pada Rabu tanggal 26 April 2017 di Kesuben Kecamatan Lebaksiu.Menurut Ir. Khofifah, MM sasaran gerakan tannam cabai diantaranya adalah (a) tertanamnya bibit cabai di lahan-lahan pekarangan/halaman rumah melalui tanaman dalam pot/polybag/wadah-wadah dari barang bekas atai langsung ditanam di pekarangan sempit, (b) lerlaksananya gerakan massal nasional, (c) tersedianya cabai di tingkat Rumah Tangga, (d) Tergeraknya HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah Dan Nyaman), (e) tersedianya warung hidup, apotik hidup, dan lumbung hidup. Cabai merupakan sumber vitamin A, B, C dan E , serta ditambah mineral seperti molibdenum, mangan, folat, kalium, thiamin, dan tembaga, dan (f) Mengoptimalkan peran dasawisma, organisasi wanita dari berbagai elmen.Lebih lanjut, Ir. Khofifah menuturkan gerakan tanaman cabai di kabupaten Tegal sangat didukung oleh berbagai elmen diantaranya adalah TP PKK Pokja 3, TP PKK 18 Kecamatan, Darma Wanita 48 SKPD, 35 GOW, Dasa Wisma, Perumahan, UPTD 18 Kecamatan adan 2 UPTD Teknis, PPL / THL-TBPP UPTD Dinas Tan KP, POPT , dan Sekolah-sekolah. Selain itu, Dukungan ketersedian bibit merupakan amunisi yang dapat diandalkan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui anggaran APBN menyediakan 18.000 batang , sedangkan BPTP privinsi Jawa Tengah juga menyediakan 250.000 batang. Dengan dukungan semangat, dukungan sarana dan prasarana, teknologi, dan dukungan sumber daya manusia. RokhlaniPP Muda Dinas Tan-KP Kabupaten Tegal