Pagi itu cukup cerah (19/04/2018) ketika rombongan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya - Kalimantan Tengahbertandang ke kelompok tani (poktan) Bina Sejahtera, Kelurahan Pager - Kecamatan Rakumpit - Kota Palangka Raya.Poktan yang terletak sekitar 60 km dari pusat Kota Palangka Raya ini mendapat kunjungan dari Kepala Dinas DKPP Kota Palangka Raya yakni Ikhwansyah,M.AP.dan akan melakukan panen perdana padi.Tak tanggung-tanggung, sang kadis beserta jajarannya turun langsung ke lapangan melihat kondisi tanaman yang akan dipanen."Akhirnya saya bisa panen juga",demikian ungkapan singkat mantan camat itu ketika melakukan panen perdana padi yang berhasil dikembangkan oleh poktan Bina Sejahtera di lahan marginal.Maklum lanjutnya, selama ini dia hanya diundang untuk tanam perdana, tapi tidak pernah diundang untuk panen, katanya sambil berkelakar.Panen perdana ini juga selain dihadiri oleh DKPP, juga dihadiri oleh pihak kelurahan Pager, kepolisian sektor Rakumpit dan TNI (Babinsa Rakumpit) yang notabene mitra kerja kementrian pertanian.Seperti diketahui bahwa poktan ini berhasil mengembangkan padi varietas inpari di lahan marginal dengan luasan 0,2 Ha. Walaupun pengembangannya dilakukan secara swadaya, namun berkat kegigihan petani dan penyuluh pendamping usaha tersebut cukup menggembirakan.Dari hasil ubinan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya menunjukkan bahwa setiap hektare dapat menghasilkan 2,144 ton/ha.Walaupun belum menghasilkan produksi yang maksimal, namunpoktan dan pendamping sudah mulai melakukan keberanian untuk memulai budidaya padi ini."Saya sangat mengapresiasi kerja petani dan penyuluh pendamping dalam melakukan usaha pengembangan budidaya padi ini",ujar alumni pasca sarjana bidang administrasi publik ini.Lebih lanjut dikatakan bahwa petani di Kota Palangka Raya sangat sedikit yang mau membudidayakan padi, karena kondisi lahan marginal dan resiko kegagalan yang cukup tinggi.Oleh karena itu tambahnya bahwa hanya petani yang bermental baja dan semangat juang yang tinggi yang mau membudidayakan padi."Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada petani, penyuluh pendamping dan semua pihak yang telah bahu membahu sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Sementara itu koordinator penyuluh pertanian kota Palangka Raya Almansyah, SP.menyatakan bahwa hasil produksi yang dicapai hari ini bukan menjadi tolak ukur, akan tetapi yang perlu dihargai adalah semangat petani dan penyuluh pendamping yang mau melakukan terobosan dalam kegiatan ini."Jempol buat petani dan pendamping, karena mau melakukan hal yang tidak dilakukan oleh petani lainnya",katanya sambil berdecak kagum.Apalagi tambahnya bahwa budidaya padi di Kota Palangka Raya umumnya dan Rakumpit khususnya mempunyai keunikan tersendiri karena lahan yang marginal.Di lain pihak menurut Penyuluh pendamping kegiatan ini Rikoniansyah, S.Pt. menyatakan bahwa lahan tempat budidaya padi ini awalnya adalah bekas kebun karet yang tidak dikelola oleh pemiliknya yang disebabkan tanaman karet tersebut tumbuh kerdil karena lahannya pada kedalaman 0,5 meter sudah ditemukan tanah bercadas.Oleh karena itu pihaknya selaku penyuluh pendamping menyarankan agar diujicobakan untuk budidaya padi.Bak gayung bersambut,petaninya setuju dan kegiatan budidayapun dilaksanakan."Berkat kerja keras kelompok,walaupun dilakukan secara swadaya, semua kegiatan ini dapat dilaksanakan",ujar penyuluh ini dengan penuh semangat.Sebagai akhir kegiatan, dilakukan temu wicara untuk menyerap aspirasi petani dan peserta yang hadir yang dipandu langsung oleh Kadis DKPP.Dalam acara dialog dihasilkan kesepakatan bahwa ke depan akan dilakukan perluasan areal sampai menjadi 6 Ha. Perluasan areal ini akan dibantu oleh TNI setempat yang merupakan bagian dari tim percepatan swasembada pangan.Pihak Dinas siap membantu alsintan berikut operatornya yang telah dilatih beberapa waktu yang lalu, termasuk juga saprodinya.Ini dilakukan demi terwujudnya peningkatan produksi pangan di Kota Palngka Raya."Kita akan bantu secara maksimal kegiatan apapun yang dilakukan petani",kata kadis yang juga sebagai Plh.Assisten I di Pemkot Palangka Raya mengakhiri pertemuan tersebut.Semoga !!!