Loading...

KANDUNGAN GIZI DAN PENGOLAHAN GARUT

KANDUNGAN GIZI DAN PENGOLAHAN GARUT
Saat ini, tanaman garut umumnya tmbuh liar dan belum dibudidayakan secara intensif. Garut merupakan salah satu tanaman sumber karbohidrat alternatif selain umbi-umbian lainnya. Garut bukan saja digunakan untuk pangan, tetapi juga untuk bahan baku industri. Pati garut dapat digunakan sebagai bahan baku makanan dan minuman, farmasi atau obat-obatan, kimia, kosmetik, tekstil, kertas dan karton. Selain campuran bedak, pati garut digunakan sebagai campuran minuman alkohol, obat penyakit panas dalam, obat borok, bahan pengikat tablet dan ektender pada perekat sintetis. Bahkan garut juga dapat berfungsi untuk memperbanyak ASI. Selain itu, garut juga merupakan sumber potensial pengganti tepung terigu yang potensial. Dibandingkan pati lainnya, garut bentuk seratnya lebih pendek sehingga mudah dicerna dan dapat dijadikan makanan bayi serta diet bagi manula dan pasien dalam masa penyembuhan. Kandungan Gizi Kandungan umbi garut yang merupakan bahan pangan sumber karbohidrat didominasi oleh pati. Umbi garut memiliki indeks glikemik yang rendah jika dibanding umbi-umbian lain (seperti gembili, kimpul, ganyong, dan ubi jalar). Indeks glikemik merupakan ukuran yang menyatakan kenaikan kadar gula darah seseorang setelah mengonsumsi makanan yang bersangkutan. Makin tinggi indeks glikemik berarti makanan tersebut makin tidak baik dikonsumsi penderita diabetes. Oleh karena itu,umbi garut sangat baik dikonsumsi penderita diabetes atau kencing manis. Sebagai sumber karbohidrat, dalam 100 gram tepung garut dapat menghasilkan 355 Kkal energy, 0,7 gram protein, 0,2 gram lemak, 85,2 gram karbohidrat, 8 mg kalsium, 22 mg fosfor, dan 1,5 mg besi. Pengolahan Pascapanen Umbi garut dapat diolah menjadi berbagai olahan, diantaranya: tepung, pati garut, keripik, emping, jenang, jentik manis, dan lainnya. Tepung garut merupakan salah satu olahan garut yang umum dihasilkan, sebagai bahan baku produk olahan makanan lainnya. Tepung garut Tepung garut merupakan salah satu hasil olahan umbi garut. Dalam pengolahannya dapat dilakukan dalam skala rumah tangga dan bahkan dalam sekala besar (industry). Besar kecilnya skala usaha, sangat tergantung dari ketersediaan bahan baku umbi garut. Langkah-langkah pembuatan tepung garut skala rumah tangga sebagai berikut: • Siapkan bahan dan alat, yaitu umbi garut, tempayan atau nampan, baskom, parutan, dan kain penyaring. • Pemilihan umbi: Pilih umbi segar (maksimal disimpan 2 hari setelah panen) • Pembersihan umbi: umbi dikupas dan dicuci. Cuci dan rendam umbi dalam air bersih. Langkah ini penting dilakukan untuk menghasilkan kualitas tepung yang dihasilkan. • Pemarutan: umbi yang telah bersih, lalu diparut. Hasil parutan dicampur dengan air lalu diaduk sambil diremas-remas. • Penyaringan: campuran parutan garut dan air disaring (untuk memeisahkan serat-seratnya). Hasil penyaringan diendapkan sampai pati mengendap, ditandai dengan menjernihnya air. Setelah itu airnya dibuang. • Pencucian dan penjemuran gumpalan pati: Cuci pati berulang kali (paling sedikit dua kali), lalu letakkan gumpalan pati pada tempayan/nampan, setelah itu jemur sampai kadar airnya kurang dari 18,5%. • Pengeringan: jemur umbi yang telah dirajang dengan alat pengering, atau dijemur langsung • Penepungan: gumpalan pati yang sudah kering dihacurkan/ditumbuk hingga halus, dan simpan dalam tempayan kering. Emping Garut Emping garut merupakan panganan yang banyak diminati masyarakat. Emping garut merupakan alternative pengolahan umbi garut. Langkah-langkah membuat emping garut sebagai berikut: • Alat dan bahan yang diperlukan diantaranya piasu, parutanm baskom, alat penumbuk, tambah, dan umbi garut yang padat. • Caranya: - Potong umbi garut sekitar 10 cm dari ujungnya, karena bagian ini tidak terlalu banyak mengandung serat. - Kupas umbi lalu dicuci hingga bersih. - Kukus umbi sekitar 15-60 menit sampai umbi terasa kenyal dan lengket. - Potong-potong umbi dengen ketebalan 1 - 2 cm untuk umbi yang besar dan 2 - 3 cm untuk umbi yang kecil agar emping yang dihasilkan dapat seragam bentuknya. - Tumbuk pelan - pelan umbi yang telah dipotong dengan dialasi plastik. - Keringkan emping dengan menjemur di bawah sinar matahari selama 25 hari. Sumber : Sumber: Anonim. Garut. http://tanamanpangan.deptan.go.id/index.php/infokomoditi/detail/3/3 Anonim: 2013. Pengolahan Umbi Garut (Arrow Root). http://seafast.ipb.ac.id/tpc-project/wp-content/uploads/2013/06/7-pengolahan-garut.pdf Djafaar, T.F. 2010. Pengembangan budi daya tanaman garut dan teknologi pengolahannya untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal Litbang Pertanian: 29 (1) Penyusun: Ume Humaedah (Penyuluh Pertanian Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. emai: ume_humaedah@yahoo.com