Ubi jalar merupakan salah satu sumber pangan yang dapat dijadikan alternatif subtitusi bagi beras. Ubi yang memiliki nama lain hui (Sunda) ini banyak mengandung serat yang baik untuk menyerap kelebihan lemak/ kolestrol dalam darah agar tetap aman terkendali. Serat alami oligosakarida yang terkandung dalam ubi jalar menjadi komoditas bernilai dalam pemerkayaan produk pangan olahan seperti susu. Selain mencegah sembelit, oligosakarida memudahkan buang angin. Hanya pada orang yang sangat sensitif, oligosakarida menyebabkan kembung.Saat ini pemanfaatan ubi jalar tidak hanya terbatas pada pengolahan ubi segar menjadi penganan tradisonal seperti direbus. Beberapa industri rumah tangga misalnya telah menggunkan ubi jalar sebagai bahan berbagai jenis kue yang enak dan menarik. Kandungan pada 100 gram ubi jalar (Ipomea batatas) segar disajikan pada tabel di bawah ini.1. Air 75 gram2. Protein 1 gram3. Lemak 0,1 gram4. Karbohidrat 22,6 gram5. Kalsium 21 miligram6. Phosfor 70 miligram7. Besi 20 miligram8. Vitamin A 0 IU9. Vitamin B 0,1 IU10. Vitamin C 10 IU Sumber: Humaedah,Ume. Mengenal Umbi-Umbian Sumber Karbohidrat. Lembar Informasi Pertanian. Edisi 29 Agustus – 4 September 2012.