Kartu Tani Di Tabalong Mulai Dibagikan di 2019 Ini!
Eka Rismawina, S.P*) Hj. Zulzana Efriani, S.Pi**) Kabar gembira disampaikan untuk Petani Tabalong pada Senin, 23 Desember 2019 lalu. Dalam acara bertajuk Rapat Pertemuan Sosialisasi dan Koordinasi serta Penyerahan Kartu Tani di Gedung Pusat Informasi Pembangunan Tanjung tersebut, sebanyak empat orang petani Kecamatan Jaro dan Kecamatan Muara Uya menjadi perwakilan penerima Kartu Tani untuk Kabupaten Tabalong. Kartu Tani diserahkan kepada petani oleh BNI 46 Cabang Pembantu Tanjung oleh Aris Ermawan selaku Pimpinan Cabang Pembantu BNI 46 Tanjung dan Rahmat Kepala Bidang Pemasaran Bisnis BNI 46 Cabang Barabai. Dalam presentasinya, Ilham Budiman (PIC Kartu Tani) dari BNI 46 menyampaikan bahwa Kartu Tani adalah kartu yang dikeluarkan oleh Perbankan kepada Petani untuk digunakan dalam transaksi penebusan pupuk bersubsidi melalui mesin EDC (Electronic Data Capture) di pengecer resmi. Sejumlah manfaat Kartu Tani, yakni sebagai; (1)Kartu Identitas Petani; (2)Sarana pencairan pupuk bersubsidi oleh petani; (3)Sarana transaksi bagi petani; (4)Kesempatan Fasilitas KUR bagi Petani; (5)Sarana Tabungan Petani (tanpa biaya adminitrasi); (6)Alat monitor penyaluran Pupuk Subsidi dan bantuan lainnya oleh pemerintah. Pola transaksi kartu tani yang akan dilakukan kedepannya yakni; (1)Create Rekening dan Wallet Penerima Subsidi Pupuk; (2)Petani Menyetorkan dana pada rekening untuk pembelia pupuk (melalui Agen Top Up); (3)Petani datang pada agen penyalur pupuk; (4)Agen melakukan pengecekan kuota subsidi melalui EDC; (5)Melakukan menu pembelian dengan memilih produk bantuan dari masing-masing kuota; (6)Petani mendapatkan pupuk subsidi dengan HET (Harga Eceran Tertinggi). HET yang sudah ditetapkan untuk pupuk bersubsidi adalah sebagai berikut: (1)Urea-Rp 1.800,-/kg ; (2)SP-36-Rp 2.000,-/kg ; (3)ZA-Rp 1.400,-/kg ; (4)NPK-Rp 2.300,-/kg ; (5)Organik-Rp 500,-/kg. Perwakilan dari Provinsi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Mahli dan Seksi Pupuk dan Pestisida Radiansyah juga menjadi Narasumber pada acara ini. Radiansyah menyebutkan bahwa dari 12.869 target Kartu Tani yang akan dicetak di Kabupaten Tabalong, sebanyak 1.327 Kartu Tani sudah terealisasi, yakni untuk kelompoktani di wilayah Kecamatan Jaro dan Kecamatan Muara Uya. Dua kecamatan ini diharapkan menjadi pilot project dalam ujicoba penggunaan Kartu Tani tahun 2020 mendatang. Untuk lingkup Kalimantan Selatan, 2 Kabupaten yang telah mencetak Kartu Tani adalah Kabupaten HST (Hulu Sungai Tengah) dan Kabupaten Tabalong. Semoga dengan Kartu Tani maka, fasilitasi petani yang benar-benar memiliki hak untuk mengakses segala bantuan dari Pemerintah menjadi tepat sasaran dan semakin mudah dimonitor (w.ppl). *)Penulis adalah Penyuluh Pertanian Muda pada Balai Penyuluhan Pertanian Tanjung di Kabupaten Tabalong **)Reviewer adalah Kepala Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan pada Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong