Loading...

Kawasan Rumah Pangan Lestari Jawaban Masalah Stunting Desa Sadha Kec. Golewa Selatan

Kawasan Rumah Pangan Lestari Jawaban Masalah Stunting Desa Sadha Kec. Golewa Selatan
Penganekaragaman konsumsi pangan (Diversifikasi pangan) bertujuan membudayakan pola konsumsi pangan berimbang, bergizi, seimbang dan aman untuk hidup sehat aktif dan produktif. Hal tersebut sangat penting dan mendesak karena kebijakan terfokus pada peningkatan produksi serta belum mempertimbangkan kecukupan gizi. Pola konsumsi pangan penduduk kita masih belum seimbang yang ditandai dengan tingginya konsumsi beras, masih rendahnya konsumsi pangan hewan, ubi-ubian, sayur dan buah. Pemanfaatan sumber pangan lokal seperti ubi, jagung masih relatif rendah. Untuk mempercepat penganekaragaman pangan konsumsi pangan dengan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sosialisasi dan promosi percepatan penganekaragaman konsumsi pangan menjadi tugas pemerintah dan agar masyarakat semakin hari semakin berkurang atau bahkan tidak mengalami gizi kurang maupun gizi buruk. Sesuai namanya Kawasan Rumah Pangan Lestari merupakan areal disekitar rumah yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur yang ditanami dengan berbagai komoditi pertanian baik sayuran, buah, peternakan, juga ikan. Kawasan Rumah Pangan Lestari sangat membantu di daerah yang susah akses pangan, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa jauh-jauh membeli ke kota ataupun pasar dengan kata lain kulkas masyarakat ada di pekarangannya sendiri. Dengan adanya perubahan iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman maka Kawasan Rumah Pangan Lestari menjadi penyanggah karena berada di sekitar rumah sehingga pengawasannya menjadi lebih baik. Membudayakan pertanian organik, menjauhi penggunaan bahan-bahan kimia menjadi sumber pangan aman bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang. Kualitas sumber daya manusia dan tumbuh kembangnya dimulai dari asupan nutrisi sejak manusia itu ada maka yang nama stunting alias gagal tumbuh dapat dihindari. Makan secukupnya jangan makan berlebihan Penulis : LOY SERVASIUS, SST PENYULUH PERTANIAN DESA SADHA, KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA, NTT.