Ditinjau dari tahapan pertumbuhan tanaman atau satu siklus tumbuh budidaya padi, kebutuhan airnya adalah meliputi kebutuhan untuk pengolahan tanah, pembibitan, tanam sampai primordia, primordia sampai pembungaan, bunga 10% s/d penuh, bunga penuh s/d pemasakan, dan pemasakan s/d panen.
|
Tahap Pertumbuhan |
Varietas Lokal |
Varietas Unggul |
||||
|
mm/hari |
I/det/ha |
(hari) |
mm/hari |
I/det/ha |
(hari) |
|
|
Pengolahan Tanah |
12.7 |
1.5 |
- |
12.7 |
1.5 |
- |
|
Pembibitan |
3.0 |
0.4 |
20 |
3.0 |
0.4 |
20 |
|
Tanam s.d Primordia |
7.5 |
0.9 |
4.0 |
6.4 |
0.75 |
35 |
|
Primordia s.d berbunga |
8.8 |
1.0 |
25 |
7.7 |
0.9 |
20 |
|
Bunga 10% s.d Penuh |
8.8 |
1.0 |
20 |
9.0 |
1.0 |
20 |
|
Penuh s.d Pemasakan |
8.4 |
1.0 |
20 |
7.8 |
0.9 |
20 |
|
Pemasakan s.d Panen |
0 |
0 |
15 |
0 |
0 |
15 |
|
Rata-Rata |
7.02 |
0.82 |
23.33 |
6.65 |
0.77 |
21.66 |
Berdasarkan tabel 1. Bahwa kebutuhan air terbanyak dalam budidaya tanaman padi sawah adalah saat pengolahan tanah yang mencapai 12.7 mm/hari (1.5 l/detik/ha) baik untuk tanaman padi varietas lokal maupun varietas unggul.
Menurut Agus Andoko, 2002, memberikan pegangan atau acuan tentang kebutuhan air untuk tanaman padi sawah berdasarkan fase pertumbuhan yaitu :
· Penggenangan 2 – 5 cm setelah bibit ditanam
· Pada fase pembentukan anakan, ketinggian air dipertahankan antara 3 - 5 cm
· Pada masa bunting, ketinggian air 10 cm
· Pada masa pembungaan, ketinggian air 5 – 10 cm
· Ketika tampak keluar bunga, sawah perlu dikeringkamn selama 4-7 hari
· Saat bunga muncul serempak air segera dimasukkan kembali
· Menjelang bunting, sawah dikeringkan selama 4 – 5 hari.