Pupuk buatan, yang dimaksud dengan pupuk buatanadalah pupuk yang dihasilkan dari prosesindustri pabrikasi baik melalui sistem sintesisreaksi kim!a, pengayaan, atau pemurnian.Dalam pengertianyang lazim, istilah pupukadalah suatu bahan buatan pabrik sebagairamuan yang mengandung satu atau lebih unsurhara tanaman, yang biasanya dikenal sebagai"commercial fertilizers", dan umumnya merupakan senyawa anorganik.Klasifikasi pupuk berdasarkan sifatsenyawa kimianya berdasarkan sifat senyawa kimianya,dibedakan pupuk anorganik dan pupuk organik.Pupuk anorganik biasanya merupakan pupukyang dihasilkan dari proses industri kimia yangmengandung hara utama dalam kadar yangtinggi, khususnya N, P, dan K. Sedangkanpupuk organik biasanyamerupakan hasil akhiratau hasil antara dari perombakan akibatkegiatan mikrobiologis maupun kimia, baikdengan atau tanpa bantuan pengolahan fisikterhadap bahan-bahan yang berasal dari sisa-sisabinatang atau teturnbuhan. Yang masukkelompok ini antara lain bungkil, guano, tepungtulang, sampah kota atau rumah tangga,kompos, tepung darah, tepung ikan, rabukkandang dan lain-lain sejenisnya.Pembagian ini sering menimbulkankekeliruan, terutama terhadap pupuk hasil dariproses industri yang mempunyai susunan kimiasenyawa organik seperti Urea. Dipandang darisegi pertanian pupuk ini digolongkan sebagaipupuk anorganik, karena demikian dimasukkanke dalam tanah akan segera mengalami perombakanmenjadi senyawa anorganik arnoniumkarbonat, (NH4)2CO3, dengan bantuan bakteriurease yang ada di dalarn tanah. Jika pupukorganik didefmisikan sebagai pupuk denganbahan yang berasal dari bentukan secara alami,mengakibatkan pupuk-pupuk seperti posfatalam, Sendawa Chili garam kalium akanterrnasuk ke dalam kelompok pupuk organik,suatu hal yang tidak benar.Berhubung dengan hal-hal tersebut dimuka, dalam memberi batasan terhadap syaratsyaratpupuk organik perIu ditambahkanketentuan sebagai berikut:a. UnsurN pupuk hams terdapat dalam bentukikatan protein, atau hasil-hasil peruraiannya,dan teriepasnya nitrogen dalam bentuktersedia (anorganik) berjalan lambat melalui proses mineralisasi; b. Pupuk ini sarna sekali harnpir tidak meninggalkansisa asarn anorganik di dalam tanah; c. Pupuk ini mempunyai kadar senyawa karbon yang tinggi.Dengan batasan tersebut, jelas bahwa pupuk-pupuk seperti urea, kalsiumsianamida yang nitrogennya cepat tersedia bagi akar tanaman, tidak termasuk di dalarn kelornpok pupuk organik. Klasifikasi berdasarkan bentuknya ; Bentuk pupuk terjadi karena proses pabrikasi dan sifat bentuk senyawanya, misalnya berupa kristal sempurna seperti amonium sulfat, tidak berbentuk (arnorf) seperti Urea, danbiasanya sebagai butiran (granuler, prill) yanglepas bila kondisinya kering. Bentuk pupuk yang demikian sering disebut sebagai pupuk granuler atau prill. Pupuk pelet (pelleted fertilizers) atau tablet, suatu istilah yang diperuntukkan bagi pupuk-pupuk yang diperiakukan sedemikian sehingga berbentuk pelet atau tablet dengan ukuran dan bentuk yang sama. Pempeletan atau pentabletan pupuk ini memberikan sejumlah keuntungan terutama dalarn mengurangi jumlah "debu" di dalarn pupuk, menjamin "aliran" pupuk yang lebih seragam (terutarna dalam mekanisasi) dalam pemupukan, dan jika "pupuk campur" (mixed fertilizers) dijadikan pelet, akan terhindarterjadinya pemencilan (segregation). Pupuk berselaput, merupakan pupuk lepas lambat (slowrelease fertilizers) yang diproduksi sedemikian rupa sehingga "tidak mudah larut air", dan unsur haranya dilepaskan secara perlahan dan berangsur-angsur. Perlakuannya biasanya meliputi pelapisan (coating) pupuk granuler dengan bahan yang lambat larut, dan yang lebih mutakhir adaJah bahan dengan struktur kimia yang kompleks yang dapatdibongkar oleh kegiatan mikroba. Contoh pupuk lepas larnbat adalah Magnesium Amonium Posfat (MAP), dan pupuk-pupuk tunggal nitrogen seperti Crotonylidene diurea (C.D.U.), Isobutylidene diurea (LB.D.U.), dan Urea form. Sulfur-coated Urea (S.C.U.) juga mempunyai sifat lepas lambat yang sarna. Penulis : AgusSutarman,PenyuluhPertanianPusat.Email :agussutarman56@gmail.comSumber Tulisan : Dasar-Dasar Teknologi Budidayat Tebu dan Pengolahan Hasilnya, Marsadi Pawirosemadi, UNM 2011 dan dari berbagai sumber.Sumber Gambar : www.qrbiz.com