Loading...

KECAMATAN LOHIA SEBAGAI KAMPUNG KELOR DI KABUPATEN MUNA

KECAMATAN LOHIA SEBAGAI KAMPUNG KELOR DI KABUPATEN MUNA
Tanaman Kelor yang bernama latin molinga ileifera merupakan tanaman sayuran yang biasanya tumbuh liar. Tumbuhan ini diduga asli dari kawasan barat pegunungan Himalaya dan India kemudian menyebar hingga kebenua Afrika dan Asia. Tumbuhan ini sanggup timbuh dikawasan tropik yang lembab juga daerah panas bahkan tanah kering. Cara menanamnya sangat mudahhanya dengan menancapkan setekan batang atau menyemai bijinya yang sudah tua. Cara perawatannya pun sangat mudah karena kelor dapat tumbuh dengan baik. Kecamatan Lohia merupakan penghasil tanaman kelor terbesaar di Kbupaten Muna. Kelor merupakan makanan waajib yang menjadi menu hidangan sehari-hari masyarakat muna sehingga tidak heran setiap rumah diwilayah Kecamtan Lohia wajib memiliki dua sampai tiga tanaman ajaib ini dihalaman rumahnya. tanaman kelor memiliki manfaat yang sangat banyak baik itu sebagai pemenuhan gizi maupun sebagai obat-obatan dalam penyembuhan berbagai penyakit Diantara manfaat tanaman kelor yaitu seperti kaya akan antioksidan, membantu menurunkan kadar gula darah, membantu meredakan peradangan, menurunkan kolesterol melindungi tubuh dari keracunan arsen, embantu mengatasi kanker dan banyak lagi manfaat lainnya. Pemerintah Kabupaten Muna berencana menjadikan kelor bukan hanya sebagai konsumsi sehari-hari namun menjadikannya sebagai sektor unggulan yang dapat diproduksi untuk skala industri yang lebih besar. untuk mewujudkan program tersebut maka Kecamatan Lohia yang merupakan penghasil Tanaman Kelor terbesar di Kabupaten Muna akan disulap menjadi Kampung Kelor sebagai pusat sentra produksi tanaman ajaib tersebut. Pemda Muna Melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan berupaya mendatangkan investor guna mempromosikan tanaman kelor muna sebagai komoditi yang memiliki keunggulan baik itu dalam produktifitas maupun kandungan unsur yang terdapat dalam tanaman kelor muna sebagai bahan baku yang bernilai expor, sehingga kedepannya tanaman ini bisa menjadi komoditi unggulan yang dapat diusahakan dalam skala yang lebih besar yang dapat menjadi nialai tambah dalam peningkatan pendapatan masyarakat. (dedi Mulyadi penyuluh kec.Lohia)