Kebutuhan kecap terus meningkat sejalan dengan meningkatnya industri kuliner. Beberapa industri kecap ternama menggunakan kedelai hitam sebagai bahan baku. Di negara maju, kedelai hitam digunakan sebagai bahan baku aneka produk olahan pangan, antara lain burger dan es krim. Penggunaan kedelai hitam untuk bahan baku kecap tidak hanya meningkatkan kualitas warna kecap menjadi coklat hitam, namun juga meningkatkan gizinya, terutama protein. Antosianin merupakan senyawa penting pada kedelai hitam dan berperan sebagai antioksidan, antitumor, dan pencegah penyakit kardiovaskular. Sebagian petani mengusahakan kedelai di lahan sawah dalam pola padi-padi-kedelai. Dalam pola tanam ini, kedelai umumnya dibudidayakan pada saat musim hujan akan berakhir sehingga pertanaman tidak jarang didera kekeringan, terutama pada fase reproduktif. Dalam kondisi kekurangan air, kedelai tidak dapat berproduksi optimal, bahkan gagal panen jika tidak mendapat pengairan. Masalah ini menuntut varietas berumur genjah dan toleran kekeringan. Kementerian Pertanian hingga saat ini telah melepas tujuh varietas kedelai berbiji hitam dengan umur masak 82-95 hari, dan belum ada yang berumur genjah (Uji daya hasil di 16 sentra produksi kedelai menunjukkan varietas Detam 3 Prida mampu berproduksi 2,88 t/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Mallika (2,46 t/ha) dan Detam 1 (2,66 t/ha), varietas unggul kedelai hitam generasi sebelumnya. Varietas Detam 4 Prida berdaya hasil 2,54 t/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan Mallika yang dalam uji daya hasil berproduksi 2,46 t/ha. Selain super genjah, varietas Detam 4 Prida juga toleran terhadap kekeringan. Hal ini berkaitan dengan sistem perakarannya yang baik dan mampu mengekstrak air lebih banyak pada kondisi kekurangan air, efisien dalam penggunaan air, dan partisi fotosintat ke biji tinggi. Protein kecap dari varietas Detam 3 Prida dan Detam 4 Prida lebih baik daripada varietas Mallika, rendemen kecapnya masing-masing 835% dan 812%, sedangkan rendemen kecap dari varietas Detam 1 adalah 910% dan Mallika 842%. Tingkat kecerahan kecap dari varietas Detam 3 Prida dan Detam 4 Prida lebih baik daripada varietas Detam 1 dan Malika. Uji sensoris menunjukkan kecap dari varietas Detam 3 Prida dan Detam 4 Prida lebih disukai. Berdasarkan pengalaman industri pembuatan kecap, tidak semua jenis kedele cocok untuk jadi bahan pembuatan kecap. Atas dasar ini peneliti mencoba mencari varitas yang tepat untuk bahan pembuatan kecap yang tepat. Penyunting : Ir. Ali Bosar Harahap. MMEmail : Ali.bosarharahap@yahoo.co.idSumber : M. Muchlish Adie, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi,Badan Litbang Pertanian pada tahun 2013