Kegiatan Bimtek Budidaya Cabai Tahun 2019 BPP Kecamatan Tambelangan
Bimtek budidaya cabai adalah suatu kegiatan bimbingan teknis dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang budidaya cabai melalui tehnologi yang mengutamakan kearifan lokal dengan menggali masalah yang menjadi kendala paling dominan, khususnya pada daerah yang mempunyai potensi tanaman cabai. Kegiatan bimtek budidaya cabai ini dimaksudkan agar mempunyai manfaat melalui pelatihan singkat untuk meningkatkan atau merubah prilaku petani muda milenial yang sebelumnya hanya meniru orang tua bertani secara turun temurun menjadi petani muda dengan tekhnologi sesuai dengan aturan teknis pertanian yaitu dengan bertanam cabai dengan baik dan sehat. Selama ini yang menjadi kebiasaan petani penggunaan benih/bibitnya tidak menggunakan yang berlabel dan bersertifikat, sehingga dominan tidak tahan pada serangan organisme pengganggu tanaman. Pelaksanaan Bimtek budidaya cabai ini dimulai dari tanggal 21 s/d 24 bulan maret tahun 2019, di BPP Kecamatan Tambelangan yang diikuti oleh anggota kelompok tani yang berasal dari tiga Kecamatan, yaitu Kedungdung, Torjun dan Kecamatan Tambelangan. Gerakan petani milenial diharapkan dapat mengubah pola pikir dan meningkatkan kapasitas seorang petani kearah yang lebih modern. Semangat milineal yang dianggap fasih mengadopsi teknologi dalam beragam aspek bisnis diprediksi akan membawa pembaruan dalam pembangunan pertanian kedepan. Pulau Madura berpotensi besar menumbuhkembangkan petani milenial dan disiapkan menjadi lumbung-lumbung baru sektor komoditas jagung, bawang merah dan cabai. Pelaksanaan kegiatan bimtek di tiga Kecamatan dimulai dari tanggal 21 sampai dengan 24 Maret 2019. Petani milenial sangat diharapkan oleh Pemerintah agar generasi muda kita semangat kembali untuk bercocok tanam cabai melalui sentuhan tekhnologi dan bimbingan teknis pertanian yang baik dan sehat diharapkan dapat merubah hasil produksi yang meningkat dan tentunya juga diikuti oleh peningkatan penghasilan. Secara umum yang menjadi kendala terhadap peningkatan produksi tanaman cabai disebabkan oleh penggunaan bibit dan jarak tanaman. Rata-rata petani kurang meminati cara pembibitan dengan sistem polybag, karena dianggap terlalu ribet dan memakan waktu. Tetapi kalau membeli dalam bentuk bibit yang sudah siap tanam lebih disukai, walaupun resiko terkena hama penyakit sangat besar. Pelaksanaan bimtek ini dimulai dengan materi masalah benih dan pembibitan agar mereka sadar bahwa penggunaan benih yang bersertifikat sangat perlu untuk digunakan agar resiko serangan OPT (organisme pengganggu tanaman) dapat diminimalisir. Cara persemaian dengan polybag bisa disesuaikan dengan kondisi tempat masing-masing, yang terpenting syarat utamanya adalah media tanam dengan tindakan preventif dan penggunaan benih berlabel yang sudah teruji baik di masyarakat tani. Dengan penggunaan benih dan persemaian yang baik dan sehat menurut petunjuk tehnis pertanian maka, serangan hama penyakit pada tanaman cabai dapat berkurang sehingga hasil produksi dapat maksimal dan pendapatan petani dapat meningkat apabila ditunjang dengan waktu panen yang sesuai waktu kebutuhan pasar. Penulis : Suryadi, S.Pt Admin BPP Tambelangan : Evy Rahmawati