KEGIATAN DEMO KOMODITI PADI NON PADI DI LOKASI KELOMPOK MOOTILANGO DESA BONGOHULAWA, KEC. BONGOMEME PADA KEGIATAN READSI
MATERI:oleh Bapak Syaiful Yusuf, SP ( petugas PO PTH kec. Bongomeme ) Pemanfaatan Pestisida Nabati dalam Pengendalian OPT Pestisida Nabati adalah pestidida yang di eksplorasi dari tmbuhan. Pestisida nabati merupakan salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Membangun kembali jiwa petani yang akrab dengan lingkungannya. Pestisida nabati memiliki peluang yang lebih besar untuk dapat diterapkan pada PHT Organik, pestisida sintetik tidk digunakan lagi. Keunggulan Pestisida Nabai adalah : Siftnya mudah terurai ( biodegradable ) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan dan relatif aman bagi manusia dan ternak karena residunya mudah hilang. Bahan baku pestisida nabati banyak tersedia dialam terutama daerah tropis Secara ekonomis relatif murah Mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas Apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu dan residunya cepat hilang di lam sehingga tanaman terbebas dari residu dan aman dikonsumsi. Kendala penggunaan pestisida nabati adalah : Tidak tahan lama disimpan setelah dibuat ekstraknya Tingkat kematian OPT relatif lebih rendah dibadingan dengan pestisida kimiawi sintetis Membutuhkan jumlah bahan baku yang banyak dalam satu hektar Konsentrasi bahan aktif tanaman sangat bervariasi berdasarkan umur, lokasi tempat tmbuh ( ketinggian, jemis tanaman dan lain – lain ) iklim, sehingga bersifat spesifik lokasi Mudah menguap sehingga perlu beberapa kali penyemprotan Strategi pengembangan Pestisida Nabati Identifikasi dan eksplorasi tumbuhan berpotensi sebagai pestisida nabati.pemisahan dan identifikasi senyawa aktif. Pengujian kemampuan daya tumbuh , cara kerja racun terhadap organisme bukan sasaran . sifat – sifat lingkungannya serta kemungkinan bentuk formulasi yang efektif untuk aplikasi. Teknik Eksplorasi Pestisida Nabati Eksplorasi pada tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional Eksplorasi pada tumbuhan digunakan sebagai pengendali OPT secara tradisional Eksplorasi tumbuhan yang sekerabat dengan tumbuhan yang pernah diaporkan memiliki sifat insektisida. Eksplorasi tumbuhan yang tidak pernah dijadikan inang oleh serangga Eksplorasi secara acak dengan melakukan pengujian pada tanaman yang ditemui Penilaian potensi Pestisida Nabati Efektif terhadap OPT sasaran dengan konsentrasi yang cukup rendah, tidak lebih dari 100 gr daun atau 50 grbiji perliter air Bukan musuh alami pada kosentrasi yang efektif terhadap OPT sasaran Aman terhadap berbagai hewan ( bukan sasaran ) pada konsentrasi yang efektif terhadap hama bukan sasaran lain. Aktifitas Biologi Serangga Akibat Penggunaan Pestisida Nabati: Penghambat / penolak makan Ketidaksukaan serangga karena senyawa yang dikandungnya ( antifeedant ) Menolak peneluran Menghambat pertumbuhan dan perkembangan serangga ( telur, larva , pupa ) Memandulkan serangga Pemikat serangga ( attractant ) Efek kematian pada serangga Mengurangi nafsu makan Menghambat perkembangan patogen. Proses pengendalian bahan efektif pestisida Nabati ( Ekstrak SIBULENG ) Ekstrak : bahan daun sirsak 100 lebar, bawang putih 1 siung, lengkuas 1 pohon, dan sabun deterjen 1 sendok teh. Ekstrak tersebut ditumbuk sampai halus kemudian dicampurkan dengan air sebnyak 1 liter Ekstrak tersebut didiamkan selama 1 malam , kemudian disaring dan diambil ekstraknya. Diampilaksikan dengan cara dsemprot dan dicampurkan dengan air