Loading...

KEGIATAN FIELD TRIP BIMTEK AGRIBINIS TANAMAN HORTIKULTURA PROVINSI SUMATERA UTARA DI BP3K AIR PUTIH

KEGIATAN FIELD TRIP BIMTEK AGRIBINIS TANAMAN HORTIKULTURA PROVINSI SUMATERA UTARA DI BP3K AIR PUTIH
Kegiatan field trip bagi peserta Bimtek Agribisnis Tanaman Hortikultura Bawang Merah Dan Cabai Provinsi Sumutera Utara dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Air Putih Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara pada Hari Rabu tanggal 22 Juni 2016 selama satu hari penuh. Jumlah peserta Bimtek yang mengikuti kegiatan kunjungan lapangan berjumlah 60 orang, yang berprofesi sebagai penyuluh pertanian yang berasal dari 8 (delapan) kabupaten di wilayah Sumatera Utara.Kegiatan Bimtek Agribisnis Tanaman Hortikultura Provinsi Sumutera Utara terdiri dari dua angkatan yaitu Agribisnis tanaman cabai dan bawang merah, diikuti 60 peserta yang berasal dari 8 kabupaten yaitu Kabupaten Toba Samosir 8 orang, Kabupaten Sergei 6 orang, Kabupaten Karo 6 orang, Kabupaten Dairi 8 orang, Kabupaten Simalungun 6 orang, Kabupaten Phakpak Barat 4 orang, Kabupaten Samosir 8 orang, Kabupaten Taput 6 orang, BPTP Sumut 4 orang dan Bakorluh Sumut 4 orang.Lokasi yang dikunjungi peserta Bimtek adalah wilayah sentra tanaman cabai merah dan tanaman bawang merah. Untuk lokasi cabai merah berada di Desa Tanjung Mulia dan lokasi pertanaman bawang merah di Desa Tanah Rendah.Kegiatan kunjungan lapangan bagi peserta Bimtek Agribisnis Tanaman Hortikultura dimulai dari meninjau langsung pertanaman cabai merah dan pertanaman bawang merah di dua desa tersebut. Para peserta langsung melihat kegiatan budidaya oleh petani dan menggali informasi melalui interaksi langsung dan tanya jawab dengan petani dan penyuluh pendamping mulai dari persiapan lahan sampai pemasarannya, kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara peserta bimtek dengan petugas penyuluh pertanian di Kantor BPP Air Putih.Luas pertanaman komoditi cabai merah untuk wilayah Kecamatan Air Putih periode Okmar-Asept mencapai 448 Ha dengan produksi mencapai 5376 Ton/Tahun dengan Produktifitas mencapai 120 Kw/Ha, sedangkan komoditi Bawang Merah periode yang sama baru mencapai 2,12 Ha dengan produksi mencapai 14,95 ton dengan produktifitas mencapai 70 Kw/ha.Komoditi cabai merah merupakan komoditi unggulan di kecamatan Air Putih yang dikembangkan mulai tahun 2010 di lahan sawah, yang memanfaatkan air irigasi sebagai media dalam pemeliharaannya. Secara teknis budidaya cabai merah dikembangkan sudah menggunakan adopsi teknologi yang berkembang mulai dari penggunaan benih unggul, MPHP, pemupukan berimbang, pengendalian Hama dan penyakit secara terpadu sampai penanganan panen dan pasca panennya. Sedangkan untuk komoditi Bawang merah mulai dikembangkan di Kabupaten Batu Bara sejak tahun 2013. Secara monografi wilayah Batu Bara merupakan dataran rendah yang sesuai dikembangkan varitas bawang merah diantaranya adalah Bima Brebes, Katumi, Bauji, Manjung,Tajuk, Sumenep dan Maja Cipanas. Untuk saat ini varitas yang baru dikembangkan adalah Bima Brebes dan Maja Cipanas. Terkait dengan komoditi bawang merah saat ini Kabupaten Batu Bara sedang melaksanakan Proyek Perubahan yang digagas oleh Kepala BKP3,dimana Kabupaten Batu Bara pada tujuan jangka panjangnya akan menjadi sentra Bawang merah pada tahun 2019. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan mulai dari peningkatan SDM Penyuluh dan petani melalui Bimtek Bawang merah sampai dengan Studi Banding bagi penyuluh dan petani yang telah dilaksanakan di Nagori Hinalang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Brebes. Tidak hanya itu Pada tahun 2017 Melalui proyek perubahan Kabupaten Batu Bara akan mengembangkan penangkaran benih bawang merah seluas 3 Ha tersebar di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Air Putih, Kecamatan Lima Puluh dan Kecamatan Sei balai.Semoga kegiatan field trip peserta bimtek yang diselenggarakan di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Air Putih dapat menggali informasi sesuai dengan tujuan kurikulum bimtek yang ingin dicapai oleh panitia pelaksana dalam hal ini Bakorluh Sumatera Utara.Penulis : KENNEDI,SST