Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disingkat dengan KRPL merupakan pengembangan dari Rumah Pangan Lestari (RPL), yaitu sebuah program pemerintah dalam rangka mempercepat penganekaragaman pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan KRPL merupakan model pemanfaatan setiap jengkal lahan termasuk lahan tidur, lahan kosong yang tidak produktif pada pekarangan, sebagai penghasil pangan serta memenuhi pangan dan gizi keluarga, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan KRPL dilakukan melalui upaya pemberdayaan wanita dan kelompok masyarakat lainnya untuk budidaya berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sebagai tambahan untuk memenuhi ketersediaan pangan sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral maupun pengolahan hasil. Kegiatan KRPL dapat dilakukan pada pekarangan serta lingkungan perumahan lainnya seperti asrama, pondok pesantren, rusun dan sejenisnya agar terbentuk suatu kawasan yang kaya sumber pangan yang diproduksi sendiri. Pendekatan pengembangan KRPL dilakukan melalui pengembangan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture), pemanfaatan sumberdaya lokal (local wisdom) dan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan Keputusan Badan Ketahanan Pangan Nomor 21/KPTS/RC.110/J/02/2019 tentang Perubahan Atas Keputusan Badan Ketahanan Pangan Nomor 58/KPTS/RC.110/J/12/2018 tentang Petunjuk Teknis Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari Tahun 2019 kegiatan KRPL akan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu tahap penumbuhan (tahun pertama) , tahap pengembangan (tahun kedua) dan tahap kemandirian (tahun ketiga). Kelompok Wanita Tani Flamboyan Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat pada saat ini berada pada tahap kemandirian (tahun ketiga). Mengawali kegiatan KRPL pada tahun 2020 ini Kelompok Wanita Tani Flamboyan mengadakan kegiatan gotong royong bersama anggota antara lain membersihkan lahan demplot, rumah bibit, menyemai tanaman di rumah bibit yang nantinya akan dibagikan ke anggotanya dan menyemai tanaman dilahan demplot antara lain tanaman kangkung dan bayam. Penulis : Ardianto, SP PPL Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat