Loading...

KEGIATAN KURSUS TANI DESA ( KTD ) PEMBUATAN PUPUK BOKASHI PADAT DI LOKASI SENTRA PRODUKSI PANGAN KOTA SORONG TAHUN 2016.

KEGIATAN KURSUS TANI DESA ( KTD ) PEMBUATAN PUPUK BOKASHI PADAT DI LOKASI SENTRA PRODUKSI PANGAN KOTA SORONG TAHUN 2016.
Kegiatan Pengawalan dan Pendampingan Kelompok Tani di Sentra Produksi Pangan di Kota Sorong Tahun 2016 adalah kegiatan tahun pertama. Kegiatan tersebut dibiayai melalui Program Peningkatan Penyuluhan, Pendidikan dan Pelatihan Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian c.q. Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2016. Poktan pelaku/peserta pelaksana pemberdayaan kelompoktani di lokasi sentra Produksi pangan berasal dari pelaksana kegiatan Pengembangan Cabai, Pelaku utama/Petani yang sedang berusahatani cabai dan Pelaku utama/Petani Jagung yang berada di kawasan Pengembangan Agribisnis Hortikultura. Kursus Tani Proses belajar-mengajar yang diperuntukan bagi para pelaku utama beserta keluarganya yang diselenggarakan secara sistematis, teratur dan dalam jangka waktu tertentu. Kursus tani adalah metode Penyuluhan Pertanian yang efektif untuk menstranfer Inovasi Teknologi Pertanian kepada Petani. Kursus tani pada kegiatan pemberdayaan kelompoktani di lokasi sentra Produksi pangan strategis nasional difasilitasi oleh Penyuluh Pertanian. Kursus tani adalah Metodologi Penyuluhan dengan pendekatan kelompok dengan teknik dan metode Penyuluhan yaitu ; Ceramah, Tanya jawab, diskusi, praktek lapang dan Demontrasi cara, untuk dapat memberikan informasi yang lebih rinci tentang suatu inovasi teknologi Pertanian. Metode ini ditujukan untuk dapat membantu seseorang dari tahap menginginkan ke tahap mencoba atau sampai tahap menerapkan. Kursus Tani Desa ( KTD ) Pemberdayaan Kelompok tani di lokasi Sentra produksi Pangan pada BP3K Sorong Timur dilaksanakan dengan metode pengulangan, yaitu kursus tani I diulangi dengan yang ke II, ke III dan ke IV dengan materi yang berkelanjutan. Kursus Tani Desa ( KTD ) Pembuatan Pupuk Bokashi Padat dilaksanakan secara bergilir di 4 Kelurahan pemberdayaan kelompoktani di lokasi sentra Produksi pangan. Kursus Tani Desa ( KTD ) Pembuatan Pupuk Bokashi Padat dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 28 Desember 2016 bertempat di Kelompoktani Lani Jaya Kelurahan Klablim BP3K Sorong Timur. Pupuk Bokashi adalah semua bahan yang diberikan kedalam tanah yang langsung atau tidak langsung memperbaiki kesuburan tanah ( Fisik, kimia, biologi ). Bokashi adalah hasil fermentasi bahan organic dan teknologi EM-4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk menyuburkan dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Bokashi dipopulerkan pertamakali di Jepang sebagai pupuk organik yang bisa dibuat dengan cepat dan efektif. Terminologi bokashi diambil dari istilah bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap. Sedangkan EM4 merupakan jenis mikroorganisme dekomposer untuk membuat pupuk bokashi. EM4 dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Jepang. Proses pembuatan pupuk bokashi relatif lebih cepat dari pengomposan konvensional. Bokashi sudah siap dijadikan pupuk dalam tempo 1-14 hari sejak dibuat. Bahan Pembuatan Pupuk Bokashi Padat yaitu; Rerumputan 10 Kg, Daun Gamal/ Risidi 10 Kg, Dedak/Katul 20 Kg, Kotoran Sapi 50 Kg, Batang Pisang 15 Kg, EM – 4 , 200 ml dan Gula Pasir 200 gr. Langkah – langkah proses pembuatan Pupuk Bokashi padat yaitu; 1) Larutkan EM4 dan gula , molasses dan air dengan perbandingan 1 ml : 1 liter air. 2) Perajangan Rumput Gajah, Batang Pisang dan daun gamal/ Risidi. 3) Membuat adonan/ pencampuran bahan – bahan rajangan Rumput Gajah, daun gamal/ Risidi, Kotoran Sapi, dan Dedak diatas plastik/ terpal. 4) Selanjutnya bahan disiram larutan EM4 menggunakan gembor secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan kandungan air mencapai 30 %. 5) Membuat adonan sampai rata apabila dikepal dengan tagan air tidak menetes dan apabila di kepal dengan tangan dilepas maka adonan mudah pecah /megar. 6) Adonan di tumpuk atau dibuat gundukan setinggi 15 – 20 cm, kemudian ditutup Plastik/ terpal sampai rapat selama 7 hari. 7) Selama dalam proses , suhu bahan adonan dipertahankan antara 40 – 500C. bahan adonan di bolak – balik setiap 8 jam dan selanjutnya ditutup kembali. 8) Setelah 7 hari pembuatan Bokashi berhasil apabila bahan bokashi hasil fermentasi dengan baik, dengan tanda – tanda bokashi akan ditumbuhi jamur warna putih dan aroma sedap jika hasilnya bokashi busuk dan berbau makapembuatan bokashi gagal. 9) Setelah 7 hari Pupuk organic bokashi yang sudah jadi sebaiknya langsung digunakan, apabila disimpan bokashi di angin – angikan setelah agak kering dapat disimpan/ dlakukan pengepakan. Kegiatan Kursus tani dilaksanakan di 4 Kelurahan, 14 Kelompok tani dan jumlah peserta 60 petani yang berusaha tani Cabe dan Jagung. Tujuan Kegiatan kursus tani yaitu Meningkatkan kemampuan Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang benar pada komoditas Cabe dan Jagung sesuai dengan rekomendasi. Materi kursus tani yaitu Tekhnologi produksi dan budidaya Tanaman Cabe dan Jagung Komposit, Pembuatan Pupuk Organik, Pasca Panen, Agribisnis, Pola tanam dan Iklim. waktu proses pembelajaran dalam kursus tani yaitu 20% teori dan 80% praktek lapang. Output yang yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan kursus tani yaitu Meningkatnya kemampuan petani dalam menerapkan teknologi peningkatan produksi & produktifitas komoditas pangan jagung dan Cabe sesuai dengan rekomendasi. Penulis; Amrin Asir, SP. MMA ( Kepala BP3K Sorong Timur Kota Sorong ) Samani, SP ( Kepala Seksi SDM ) dan Sahbudin,S.ST ( Kasie. Program )Petugas Admin SMIPP/New Cyber Extension BP3K Sorong Timur ( Id Adhari Andrik )