Materi : Teknologi Pasca Panen Padi Sawah
1. Teknologi pemanenan. Manual. Menggunakan alat tradisional seperti sabit dan perontokan secara tradisional dengan cara di gebot.
2. Pengeringan. Mengurang kadar air dalam gabah menjadi sekitar 12-14% agar daya simpan menjadi panjang dan kualitas bagus. Motode pengeringan ini bisa menggunakan penjemuran manual menggunanakan alas lantai atau terval.
3. Tujuan panean padi adalah untuk mengumpukan gabah pada tingkat kematangan optimal dengan minimal kehilangan dan kerusakan hasil.
4. Tujuan Pasca Panen padi adalah:
§ Menjaga mutu gabah dan beras, dengan melakukan penanganan yang tepat untuk mencegah kerusakan seperti serangan jamur atau kecambah yang bisa menurunkan kualitas.
§ Memperpanjang masa simpan. Dengan melakkan pengeringan hingg akadar air yang sesuai dan penyimpanan yang benar agar padi tahan lama.
§ Menghasilkan produk yang aman dan siap konsumsi dengan cara mengolah dan menangani produk agar aman untuk dikonsumsi dan memikiki nilai jual yang lebih baik di pasar.
§ Hasil ubinan padi varietas mikongga. Dengan potensi hasil sebesar 8, 35 ton/ ha.
§ Perlakuan:
§ jajar Legowo 2
§ Usia tanam : 14 HST
§ Pupuk Pertipos, NPK Mutiara, pupuk organik Subur Hijau
§ Penyemprotan : Insektisida SCOR.
§ Panen usia 105 HST