KEGIATAN PANEN BERSAMA KOMODITI PADI SAWAH OLEH GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR
Kabupaten Sumba Barat merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi di sektor tanaman pangan padi sawah. Kecamatan Wanukaka sebagai salah satu wilayah dikabupaten Sumba Barat yang memiliki potensi areal persawahan seluas 1.554 Ha, dimana pada Musim Tanam II memiliki potensi lahan irigasi seluas 799 Ha. Untuk mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Sumba Barat maka Kecamatan Wanukaka dengan potensi lahan sawah yang dimiliki melakukan kegiatan pengembangan padi sawah baik melalui program pemerintah maun secara swadaya. Masyarakat Desa Baliloku yang umumnya bermatapencaharian sebagai petani melakukan kegiatan budidaya padi sawah secara rutin setiap tahunnya, dimana pada Hamparan Praimutung seluas 270 Ha dilakukan usaha tani budidaya padi sawah varieras ciherang secara swadaya. Dalam pelaksanaan usahatani budidaya padi sawah pada musim tanam ini cukup banyak kendala yang dihadapi oleh para petani, dimana kondisi sarana irigasi yang belum optimal sehingga berdampak pada ketersediaan air, ketersediaan pupuk di tingkat pengecer serta serangan hama dan penyakit tanaman khususnya Hama Wereng Batang Coklat (WBC). Namun kondisi ini tidak membuat para petani patah semangat untuk berusaha, dengan proses pendampingan dan penyuluhan yang cukup intens maka kendala-kendala tersebut dapat ditangani walaupun belum maksimal. Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan oleh para petani dan penyuluh hasil yang diperoleh adalah 5,4 Kg atau 8,48 ton/ha. Melihat keberhasilan yang diperoleh oleh para petani maka, Pemerintah Desa Baliloku bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan suatu Program Panen Bersama yang dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, upaya ini merupakan apresiasi yang diberikan untuk memotivasi para petani untuk terus bekerja dan berusaha meningkatkan hasilnya demi peningkatan kesejahteraannya.