Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan Kegiatan Panen Raya Padi di Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat . Kegiatan Panen Raya Padi di Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Said Hasyim, DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muzamil, Tengku Muhammad Nasir, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ir. Herman,M.Si, Kepala Dinas PU Provinsi Riau Ir. M. Taufik, Kepala Badan pengambangan Teknologi Pertanian Provinsi Riau, Wakapolres Meranti Kompol. Irmardison Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Meranti Arief Rahman Hakim, ST, MT dan OPD Se- Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita Sari, Camat Rangsang Pesisir Drs. Afifudin, Camat Rangsang T. Arifin, Kades Bina Maju Zahari, Anggota Gapoktan Bina Karya dan Masyarakat Desa Bina Maju Kepala Desa Bina Maju Zahari menyatakan dalam sambutannya Panen Raya diwilayahnya telah dilakukan selama 2 tahun terakhir hal ini terwujud berkat kekompakan antara Aparatur Desa dengan para kelompok tani yang ada di Desa Bina Maju. Saat ini lahan sawah di Desa Bina Maju seluas 375 Ha dengan jumlah produksi mencapai 11 ribu Ton/Tahun. Panen padi di Desa Bina Maju telah menghasilkan sebuah produk unggulan yang dikemas dengan nama `Beras Cendani`. Pada kesempatan itu, Zahari juga menyampaikan aspirasi kelompok tani yang meminta dilakukan normalisasi sungai dan tanggul karena sudah terjadi pendangkalan sungai. Akibat dari pendangkan sungai ini menyebabkan potensi perkebunan Kopi dan Pinang gagal panen. Sementara itu Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ir. Herman, M. Si menjelaskan berdasarkan data tahun 2019 Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan kontribusi sebesar 2.47 %.Produksi padi di Kabupaten Kepulauan Mranti hanya mampu memproduksi 3.8 ton/ha/tahun cukup jauh selisih jika dibandingkan dengan rata-rata Nasional yang perhektarnya mencapai 5 ton/ha/tahun. Agar produksi padi di Provinsi Riau khususnya Kepulauan Meranti tidak terjadi penurunan, kedepan pihaknya akan melakukan perbaikan dengan penerapan teknologi pengolahan Padi. Kemudian melakukan optimalisasi pengembangan pangan lokal dan mengharapkan kepada masyarakat tidak melakukan alih fungsi lahan secara besar-besaran. Untuk mendorong peningkatan produksi padi di Kabupaten Kepulauan Meranti Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikutura Provinsi Riau akan menggulirkan bantuan antara lain bantuan bibit dan sarana produksi program SERASI seluas 500 Ha, Optimalisasi Lahan Rawa seluas 1.000 Ha, Bantuan Alat Pasca Panen sebanyak 3 Unit, serta Pembangunan Embung 3 Unit. Dalam sambutannya Wakil Bupati Kepulauan Meranti menegaskan Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendorong peningkatan produksi padi masyarakat melalui pembinaan dan pemberian bantuan untuk mewujudkan Swasembada Beras. Wakil Bupati Meranti berharap produksi padi di Meranti dapat meningkat agar memberikan dampak yang luar biasa bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Wakil Bupati Meranti juga mengucapkan apresiasi kepada Kades dan masyarakat yang telah berhasil mengolah padi dengan produksi yang sangat baik. Pada kegiatan Panen raya padi ini dilakukan penyerahan bantuan masjid Darul Mutaqin Dusun 3 Desa Bina Maju oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim kepada Perwakilan Pengurus Masjid Darul Mutaqin Turmin. Dan juga dilakukan Lounching Produk Beras Cendani yang dikelola Oleh Bumdes Usaha Jaya Desa Bina Maju dan Produk Olahan Kerupuk Nasi yang dikelola oleh Tim PKK Desa Bina Maju. Panen Raya Padi ditandai dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Wakil Bupati Meranti Ketua DPRD, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kepala Dinas PU Provinsi Riau, Kepala Badan pengambangan Teknologi Pertanian Provinsi Riau, Wakapolres Meranti, Danramil, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Meranti, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita Sari, dan Kades Bina Maju Zahari. Kemudian dilakukan juga uji coba panen padi menggunakan mesin combine yang diperagkan oleh Wakil Bupati Meranti Ketua DPRD, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Setelah kegiatan panen raya dilakukan acara dialog bersama kelompok masyarakat yang menyampaikan beberapa aspirasi diantaranya normalisasi sungai yang sudah mendangkal, mohon bantuan alat pasca panen berupa 4 Unit mesin Combine Merk Hornet yang sangat cepat, serta Ekscavator mini, selain itu juga pembangunan Tanggul dan Pintu Klep juga semenisasi jalan pertanian. Menanggapi aspirasi masyarakat soal normalisasi sungai dikatakan Wabup harus dilakukan pengkajian dulu sebab jangan sampai normalisasi sungai justru menimbulkan persoalan baru. Dimana saat pasang besar air asin akan menggenangi seluruh area sawah yang menyebabkan panen gagal dan rusaknya lahan. Penulis : Sinta, SP PPL Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat