KEGIATAN PANEN SAWI DAN SELADA PETANI KELURAHAN SELATPANJANG KOTA
Petani yang ada di Kelurahan Selatpanjang Kota melakukan kegiatan panen sawi dan selada yang ditanam di dalam Shading Net. Masa panen sawi bisa dimulai sekitar 50-80 hari usai penanaman benih untuk pertama kalinya. Ada dua macam cara panen sawi yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada diatas tanah serta perlu dilihat fisik tanamannya seperti warna, bentuk, dan ukuran daun. Tanaman yang baru dipanen, ditempatkan di tempat yang teduh agar tidak cepat layu dengan cara diperciki air. Selanjutnya lakukan sortasi untuk memisahkan bagian tanaman yang tua, busuk atau sakit. Penyimpanan bisa menggunakan wadah berupa keranjang bambu, wadah plastik atau karton yang berlubang-lubang untuk menjaga sirkulasi udara. Sawi tersebut dijual perikat dengan harga Rp. 2000/ikat dan sawi dijual ke pasar yang ada di kacamatan Tebing Tinggi serta sebagian ada yang diambil oleh penampung langsung ke lahan tanaman sawi. Sedangkan Masa panen selada dimulai sekitar usia 40- 60 hari sejak masa penyemaian .Cara memanen selada dengan selada sampai ke akarnya, kemudian memilah daun selada yang masih segar dan membuang daun selada sudah layu atau kering, mencuci selada dengan air mengalir hingga bersih, mengelompokkan selada berdasarkan besar daun yang sama dan dikumpukan dalam satu keranjang bersih. Selada tersebut dijual perikat dengan harga Rp. 2000/ikat dan sawi dijual ke pasar yang ada di kacamatan Tebing Tinggi serta sebagian ada yang diambil oleh penampung langsung ke lahan tanaman selada. Penulis : Siska Silvana, S.Pt PPL Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi