KEGIATAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DAN KEGIATAN DAYA DUKUNG LAHAN DI POKTAN LEGARANG DESA JATIBANJAR KEC. PLOSO
Kelompoktani legarang desa jatibanjar kecamatan ploso merupakan poktan atau desa paling utara yang berbatasan dengan kecamatan kabuh. Desa jatibanjar memiliki luas lahan sawah 247 Ha dan tegal 6 Ha. Dengan komoditas tanaman padi,hortikultura (semangka,bawang merah) dan tembakau. Desa ini merupakan desa tadah hujan artinya dalam kegiatan pertaniaanya hanya mengharapkan dari air hujan dan sumur – sumur yang sangat dalam yakni di atas 70 m,namun sampai saat ini belum ada bangunan sumur dalam. Legarang merupakan salah satu poktan dari 6 (enam )poktan yang ada di jatibanjar,sebenarnya petani di poktan legarang sudah mengenal pestisida nabati dan bedanya dengan pestisida kimia. Namun mereka belum paham betul akan fungsi dan manfaatnya sehingga dalam tiap kegiatan perlu disampaikan dan di ajak untuk membuat secara bersama-sama,karena petani umumnya jika membuat pestisida sendiri tidak begitu semangat. Dalam pembuatan pestisida atau pupuk cair ini di harapkan petani tidak ada ketergantungan akan penggunaan pestisida kimia, yang dalam penggunaannya selain aman bagi tanaman dan petani juga ramah lingkungan, apalagi dengan penambahan pupuk organic baik yang cair atau padat yang berfungsi sebagai media untuk perbaikan lahan, yang sampai saat ini bahan organic di pokan legarang masih rendah yakni masih di bawah 2%. Dengan demikian masih perlu penambahan organic dalam tanah pada tiap musimnya.Dalam kegiatan dan pertemuan ini yang dilaksanakan di poktan legarang adalah untuk pembuatan pestisida nabati dan bokasi,dengan adanya kegiatan dan pertemuan ini diharapkan agar petani mampu membuat pesnab dan bokasi secara sendiri dan diaplikasikan sendiri oleh petani. Dengan demikian petani bisa mengalami peningkatan baik secara kualitas dan ketrampilan petani. Penulis : Enis Zuliati ( THL TBPP KEC. PLOSO)