Loading...

Kegiatan Persemaian Benih Padi Dengan Menggunakan Tray ( Baki Persemaian ) Oleh PPL Kecamatan Lolongguba bersama Gapoktan Desa Grandeng

Kegiatan Persemaian Benih Padi Dengan Menggunakan Tray ( Baki Persemaian ) Oleh PPL Kecamatan Lolongguba bersama Gapoktan Desa Grandeng
Persemaian benih padi Varietas IR 64 menggunakan Tray (Baki persemaian), yang di laksanakan oleh PPL Lolongguba bersama - sama dengan Gapoktan Desa Grandeng, sebelumnya tanah telah di campur dengan berbagai macam bahan campuran lainnya melalui beberapa tahapan sehingga tanah tersebut sudah dapat di gunakan, bahan campuran tersebut yang di gunakan antara lain Jerami Padi, Kotoran ternak, dan Abu Sekam Padi. Fungsi dari abu sekam padi itu sendiri adalah agar ketika proses tanam dengan menggunakan mesin transpalnter tidak terputuus. Bahan tanah yang digunakan harus sampai halus karena ketika tanam dengan mesin tanamn transplanter apabila menemukan bebatuan kecil langsung tersangkut pada mesin. Ukuran gabah untuk persemaian 1 tray yaitu 1 gelas dengan kapasitas berat 160 ml dan ketika menabur benih padi harus merata.. Kemudian jenis gabah yang di gunakan sudah melalui proses di blower. Kebutuhan tray untuk luasan lahan 1 Ha membutuhkan 250 tray, waktu yang di butuhkan selama proses persemaian kurang lebih 15 hari setelah itu benih sudah dapat di tanam. Luas lahan 1 Ha membutuhkan Gabah kurang lebih 40 kg. Program pemerintah untuk kegiatan pertanian perlu di kembangkan, pemerintah mengupayakan sistem tanam harus dengan menggunakan sistem TAPIN ( tanam pindah ), tetapi kenyataannya selama ini sebagian besar petani masih menerapkan sistem Tanam Hakika ( Hambur Kiri Kanan ).