Loading...

KEGIATAN RAPAT KOORDINASI PENDAMPINGAN PENYULUHAN PERTANIAN

KEGIATAN RAPAT KOORDINASI PENDAMPINGAN PENYULUHAN PERTANIAN

Materi                  : Isu-isu Pertanian yang terjadi Di Kecamatan Leles Kab. Garut

1.        Percepatan Masa Tanam dan Ketahanan pangan

·         Luas tanam yang di kecamatan leles yang terjadi pada tahun 2024/2025  maka yang dibahas adalah strategi percepatan tanam untuk mengejar target swasembada pangan yang diamanatkan pemerintah. Yaitu dengan cara menanam benih yang unggul bermutu denagn panen cepat/genjah, semai benih di luar sawah, pengolahan lahan cepat.

·         Persiapan menghadapi cuaca yang ekstrim. Antisipasi pola tanam akibat perubahan iklim yang mempengaruhi jadwal musim tanam, termasuk penyesuaiakan penggunaan pupuk subsidi. Akibat cuaca yang panas berkepanjangan penanaman dilahan darat terlamabatan karena terkendala ketersediaan air.

2.       Penanggulangan dampak bencana alam

·         Kerugian pertanianakibat banjir dan longsor: Mengkaji laporan kerugian pertanian akibat bencana alam yang terjadi di bulan juni 2025 dan meminta bantuan saprodi kepada dinas terkait, seperti benih padi ke Dinas Pertanian DLL.

·         Gagal panen (Puso). Mengatasi gagalnya panen akibat curahhujan tinggi, seperti yang terjadi pada akhir-akhir ini serta mendorong petani  untuk mengikuti  program asuransi pertanian (AUTP) untuk tanaman padi. Biaya preminya hanya 36.000/ ha dan mendapatkan penggantian sebanyak kurang lebih 6 juta rupiah.

·         Kekeringan. Upaya penanggulangan dampak elnino seperti yang peranah terjadi pada tanun 2024 termasuk pemanfaatana pompa air / irigasi perpompaan (IRPOM) untuk optimalisasi lahan tadah hujan.

3.       Pengendalian hama dan penyakit

·         Haman dan Penyakit Lokal. Mengidentifikasi dan mencari solusi untuk masalah hama dan penyakit yang sfesifik dikecamatan leles seperti penyakit blas dan keresek.

·         Mencegah pencurian hasil panen. Menyusun langkah-langkah untuk mencegah pencurian komoditas pertanian, terutama pada saat musim panen, seperti pencurian tanaman kopi.

4.       Program banyuan Pemerintah

·         Optimalisasi program pemerintah. Memastikan program  dan bantuan dari pemerintah pusat atau daerah eperti bantuan benih, pupuk, dan alsintan dapat tersalurkan dengan efektif kepada petani.

5.       Peningkatan Kesejahteraan Petani

·         Akses Permodalan. Mencari Solusi untuk mempermudah akses petani kemodal usaha misal sepert skema kredit lunak atau kerja sama dengan lembaga keungan seperti bumdes dan KMP.

·         Pemasaran Produk. Membantu petani untuk mengatasi tantangan pemasaran hasil panean. Termasuk akses kepasar ysng lebih luas dan adopsi teknologi digital untuk penjualan online.