Kakao (Theobroma cacao, L) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang hasil olahannya sangat banyak sekali dinikmati oleh masyarakat, baik dari kalangan muda dan dewasa. Namun dibalik dari semua itu terdapat berbagai halangan dalam memproduksi buah kakao yang berkualitas. Mulai dari faktor perawatan dan serangan akan hama dan penyakit pada kakao.Dalam rangka meningkatkan produksi tanaman kakao di Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan melakukan beberapa kegiatan yang tujuannya untuk memacu pertumbuhan tanaman kakao dan meningkatkan produksi kakao. Diantara kegiatan tersebut adalah Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL – PHT) Kakao yang dilaksanakan di Kelompok tani Tunas Baru Desa Kecapi Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.Sekolah lapang tersebut berlangsung dari bulan Mei - Juli 2017. Kegiatan sekolah lapang dilakukan seminggu sekali sebanyak 10 kali pertemuan. Dimana peserta sekolah lapang berjumlah 20 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani Tunas Baru dan didampingi oleh PPL Desa Kecapi. Narasumber sekolah lapang ini adalah 2 orang Pemandu Lapang dari Dinas Perkebunan Propinsi Lampung dan 1 orang Pemandu Lapang dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan.Adapun materi pembelajaran yang diberikan adalah tentang : Dinamika kelompok, Budidaya tanaman sehat, Pengenalan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan musuh alami, Pengendalian OPT, Pemangkasan, Sarungisasi, Sambung samping dan sambung pucuk, Pemupukan, Panen dan pasca panen, Konservasi tanah, Pembuatan pupuk kompos, Pembuatan pupuk organik cair, Pembuatan bubur bordeaux , Pembuatan pestisida nabati, Pembuatan herbisida nabati, dan Pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal).Dengan dilaksanakannya kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Kakao di Kelompok tani Tunas Baru Desa Kecapi Kecamatan Kalianda ini, diharapkan adanya perubahan pengetahuan, sikap , dan keterampilan petani peserta SL-PHT Kakao terhadap empat prinsip dasar PHT dan adanya kemajuan dalam kelembagaan kelompok sehingga akan memberikan kemajuan dalam peningkatan produksi kakao serta memberikan kesejahteraan kepada petani. Penulis : Ita Febrina, SP (PPL Desa Kecapi, Kalianda Lam-Sel)