Kegiatan SL UPSUS meningkatkan Produksi Padi di Kelompok Tani Arum Sari
Sekolah Lapang adalah Proses Pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menysusun rencana usaha, Identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan serta menerapakan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usaha tani lebih efisien, berproduktifitas tinggi dan berkelanjutan. Sekolah Lapang (SL) dapat dipandang sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif, karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya tidak formal. Proses belajar dilakukan dilapangan dimana tersedia obyek nyata yang dijadikan materi pelajaran. Kelompok Tani Arum Sari Desa Kecomberan Kecamatan telah melaksanakan Kegiatan SL UPSUS. Dimulai dengan mengikuti rembug tani tingkat Kecamatan dilanjutkan dengan Rembug tani tingkat kelompokuntuk merencanakan kegiatan usaha tani dengan menerapkan teknologi tepat guna usaha tani padi; menggunakan varietas unggul baru sesuai karakteristik lahan, lingkungan dan keinginan petani; Benih bermutu; Bibit muda (<21 HSS); jumlah bibit 1-3 batang per lbang dan system tanam jajar legowo 2:1, 4:1; pemupukan N berasarkan bagan warna daun, pemupukan P dan K berasarkan status hara tana melalui uji tanah dengan PUTS; pemberian Pupuk organic; Pengairan berselang; Penegendalian OPT secara terpadu dan Panen tepat waktu. Alhamdulillah, ada kenaikan produksi padi dibandingkan sebelum adanya kegiatan SL di Kelompok Arum Sari Ds. Kecomberan. Sebelum kegiatan SL Produktivitas 6,9 ton/ha setelah kegiatan SL 8 ton/ha. Oleh : Alis Aliyanto, SP