Loading...

KEGIATAN TANAM JAJAR LEGOWO DEM GP3K DI POKTAN JAMBE DESA BANGSRI KEC. PLANDAAN

KEGIATAN TANAM JAJAR LEGOWO DEM GP3K DI POKTAN JAMBE DESA BANGSRI KEC. PLANDAAN
Dalam Inpres No. 5 Tahun 2011 tentang "Pengamanan Produksi beras Nasional dalam Menghadapi Kondisi Iklim Ekstrim" , pemerintah bersama dengan banyak pihak melakukan berbagai upaya salah satunya adalah melalui Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K). Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah mendapat Kawalan Teknologi Budidaya oleh Petugas Lapangan GP3K Petrokimia Gresik Group, Hasil panen meningkat rata-rata 1 ton/Ha (GKP), Kemudahan untuk mendapatkan Informasi mengenai kebutuhan Sarana Produksi Pertanian (SAPROTAN). Kawalan teknologi mencakup : Teknis budidaya, Teknologi pemupukan 532 (Petroganik 500 kg/ha, Phonska 300 kg/ha, Urea 200 kg/ha), Pengendalian hama. Sedangkan untuk syarat PEMILIHAN LOKASI Daerah-daerah yang masih dapat dikembangkan didasarkan data BPS sebagai sasaran target ( Kabupaten potensial yang Produktivitasnya rendah ), berada pada sentra pertanian yang strategis (mudah dilihat masyarakat dan dijangkau petugas), berpengairan teknis, semi teknis, sederhana dan non irigasi (antara lain pasang surut, tadah hujan yang produktivitasnya masih dapat ditingkatkan), bukan daerah endemik (Organisme Pengganggu Tanaman) dan bukan daerah banjir, masa tanam mulai Oktober 2015. Untuk PEMILIHAN PETANI diutamakan petani maju yang telah terbiasa berusahatani dengan penerapan teknis budidaya yang baik dan benar serta tertarik terhadap inovasi teknologi baru, bersedia mengikuti petunjuk cara budidaya tanaman yang ditetapkan yang berkaitan dengan penggunaan pupuk dan mampu menyebarluaskan kepada petani sekitar, terdaftar dalam "RDKK" dan Kelompok Tani/Gapoktan, serta mendapat rekomendasi dari distributor. Dalam hal ini kelompoktani Jambe desa Bangsri sudah memenuhi syarat baik dari segi pemilihan lokasi maupun dari segi pemilihan kelompoktaninya, selain letaknya yang dekat dengan jalan utama, hamparannya juga cukup luas, pengairannya semi teknis dan didukung juga kelompoktani yang mudah sekali menyerap teknologi baru, salah satunya yaitu tanam menggunakan sistem jajar legowo, semenjak dinas pertanian Jombang genjar-genjarnya mensosialisasikan tanam sistem tanam jajar legowo kelompoktani Jambe dengan mudah melaksanakannya, sudah dua tahun ini mereka menanam sistem jarwo, mereka memang merasakan peningkatan hasil yang cukup lumayan, pada saat MK saja per boto 100 nya mengalami peningkatan produksi sebanyak 1 kuwintal, dibanding dengan tanam jarak 25x25, apalagi didukung dengan adanya DEM program GPT3K ini mereka berharap akan semakin mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga kegiatan GP3K tidak hanya dilaksanakan kelompoktani Jambe saja, akantetapi semua petani desa Bangsri akan menerapkan sistem Jajar legowo dengan melaksanakan GPT3K yaitu menggunakan pemupukan 532 (Petroganik 500 kg/ha, Phonska 300 kg/ha, Urea 200 kg/ha). Penulis: UMI MARIYATI (THL TBPP Kec. PLANDAAN Kab. JOMBANG)