Loading...

Kegiatan Temu Tani di Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan

Kegiatan Temu Tani  di Pulau Besar  Kabupaten Bangka Selatan
Pertemuan temu tani hari ini tepatnya 21 April 2014 adalah Pertemuan kedua setelah 2 Kecamatan sebelumnya di Kabupaten Bangka Selatan yakni, Kecamatan Tukak Sadai dan Kecamatan Lepar Pongok. Kegiatan temu tani kali ini menjadi sangat ramai karena merupakan pertemuan para petani dari Lima Kecamatan. Bertempat di lokasi istimewa juga yakni Pabrik Penggilingan padi skala besar (RMC), pertemuan ini dihadiri petani- petani dari Kecamatan Toboali, Kecamatan Payung, Kecamatan Airgegas, Kecamatan Simpang Rimba dan Kecamatan Pulau Besar selaku tuan rumah. Acara temu tani ini dihadiri oleh 500 orang petani dan kurang lebih 300 orang undangan lainnya. Acara yang dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung beserta Bupati Bangka Selatan ini memberi kepuasan tersendiri bagi para petani, karena selain dapat bersilahturahmi dengan sesama petani, mereka juga dapat bertukar informasi dan pengalaman di desa masing-masing. Acara yang berlangsung dari pagi sampai sore ini sangat diramaikan oleh antusias para petani saat digelar dialog terbuka dengan pihak pemerintah, sehingga moderator harus membatasi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh petani. Pertanyaan yang belum disampaikan akan diakomodir oleh penyuluh dan akan disampaikan kepada instansi yang terkait. Salah satu pertanyaan petani yang sangat menarik adalah dari Kelompok Tani Perintis Jaya Desa Rias Kecamatan Toboali yang juga menginginkan adanya Pabrik Penggilingan yang megah juga di Desa mereka, karena menurutnya Desa mereka adalah penghasil padi terbesar di Kabupaten Bangka Selatan. Bupati Bangka Selatan H. Jamro H Djalil memberikan tanggapan yang makin mengobarkan semangat petani terutama petani padi. Beliau mengemukakan bahwa posisi Pabrik Penggilingan Padi di Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar adalah sudah Tepat, karena berada pas di tengah. Yang perlu dipikirkan selanjutnya adalah akses dari seluruh kecamatan potensial, tentunya ini merupakan peluang juga untuk Perbankan. Justru yang dibutuhkan saat ini adalah Semangat Petani dalam menghasilkan gabah, karena tanpa itu Pabrik ini hanya bangunan yang sia-sia lanjut Bupati. Bupati mengharapkan petani dapat memenuhi permintaan pabrik yang berkapasitas 3 Ton/Jam, yang juga akan menjadikan Kabupaten Bangka Selatan Swasembada Beras. Acara ini ditutup dengan ajakan Bupati untuk mempersilahkan para petani dan seluruh undangan untuk meninjau dan melihat proses kerja Pabrik tsb. By : Tetty Herawaty, SP (dok. Apr, 2014)