Loading...

Kegunaan Kapur Untuk Lahan Pertanian

Kegunaan Kapur Untuk Lahan Pertanian
Tanah menjadi salah satu faktor terpenting dalam budidaya tanaman, selain sebagai media tanam, tanah juga merupakan penyuplai makanan dalam bentuk unsur hara bagi tanaman. Oleh karena itu, untuk mendukung keberhasilan dalam budidaya tanaman, petani ‘wajib’ hukumnya untuk mengetahui kondisis tanah pertanian miliknya. Salah satunya yang terpenting adalah mengetahui kadar keasaman tanah (pH), untuk memperbaiki keasaman tanah (pH) ini dapat di lakukan salah satunya dengan kapur pertanian (Kaptan). Kaptan atau kapur pertanian, merupakan kondisioner tanah untuk menurunkan derajat keasaman yang terbuat dari batuan kapur yang telah diolah atau dihancurkan terlebih dahulu menjadi debu atau kadang disebut juga dengan kapur dolomit. Pada umumnya ada tiga kapur pertanian yang digunakan oleh petani untuk mengatasi masalah asam tanah (pH) yaitu: Kapur tohor, merupakan jenis kapur yang pembuatannya melalui proses pembakaran. Kapur ini sering disebut kapur pertanian secara ilmiah kapur ini disebut calsium oksida (CaO). Kapur tembok, merupakan salah satu jenis kapur hasil pembakaran pada kapur tohor, yang kemudian ditambahkan dengan air yang dalam bahasa kimianya disebut calsium hidroksida. Kapur karbonat merupakan kapur yang bukan melalui proses pembakaran tetapi digiling langsung, kapur karbonat ini ada dua macam yaitu kalsit dan dolomit Untuk kapur kalsit mengandung kalsium oksida 47% dan kalsium karbonatnya 85%. Sementara untuk dolomit mengandung kalsium oksida dan magnesium oksida 47% serta kalsium karbonat dan magnesium karbonatnya 85% Dari ketiga jenis diatas, dolomit dan kalsit yang banyak digunakan petani, sehingga keduanya lebih banyak dikenal sebagai kapur pertanian. Manfaat dan kegunaan kapur pertanian: a) Meningkatkan pH tanah mejadi netral, b) Meningkatkan ketersedian unsur hara dalam tanah sehingga mudah diserap tanaman, c) Menetralisir senyawa-senyawa beracun, baik organik maupun an-organik, d) Meningkatkan populasi dan aktivitas mokro organisme tanah yang sangat menguntungkan terhadapketersedian hara tanah, e) Mamacu pertumbuhan akar dan membentuk perakaran yang lebih baik sehingga penyerapan unsur hara menjadi optimal, f) Membuat tanaman lebih hijau dan segar seerta mempercepatpertumbuhan, g) Meningkatkan produksi dan mutu hasil panen, g) Selain dari itu juga dapat menefisienkan penggunaan pupuk. Sekian manfaat pengapuran bagi tanah untuk pertanian, semoga bermanfaat. Penulis Leveni, S.Pt (PP Kec. Pauh Duo)