Kelebihan Pupuk Organik dan Pupuk Hayati dan Pupuk Kimia
FAUZI Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat Pupuk bertujuan untuk menyuburkan dan memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Jenis pupuk diantaranya adalah pupuk Organik dan Pupuk Hayati dan Pupuk Kimia. Para petani sangat familiar dengan pupuk Kimia dan pupuk organik tetapi tidak dengan pupuk Hayati. Sebagian besar memahami bahwa pupuk hayati sama dengan pupuk organik. Pupuk selain Kimia baik berbentuk padat ataupun cair dianggap sebagai pupuk Organik. Padahal antara kedua pupuk tersebut sangat berbeda secara kandungan dan teknologi pengolahannya. Masing masing jenis pupuk tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kali ini agroprobiotik.com akan membahas secara ringkas tentang kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis pupuk tersebut. Pupuk Organik Kelebihan Pupuk Organik Pupuk Organikbisa dibuat sendiri karena bahan pembuat pupuk organik bisa didapat dari alam Kandungan unsur Mikro lebih lengkap jika dibandingkan dengan pupuk kimia Meningkatkan suplai bahan organik dan unsur hara untuk lahan, jika unsur tersebut meningkat maka dengan sendirinya akan memperbaiki sifat, kimia dan biologi tanah Pupuk Organikbisa menjaga kelembaban dari tanah, sehingga akan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada tanaman Pupuk Organikjuga mampu membantu mencegah erosi lapisan atas tanah sehingga kesuburan tanah pun terawat dan terjaga Pupuk organikbisa meningkatkan daya ikat tanah Pupuk Organikmemberi suplai bahan makanan untuk organisme organisme yang baik untuk tanah dan tanaman. Pupuk Organiklebih aman bagi tanaman serta lingkungan. Hasil dari tanaman pun lebih sehat untuk manusia. Kekurangan Pupuk Organik Karena kandungan unsur hara pada pupuk Organikkecil, maka jumlah pupuk yang diberikan relatif lebih banyak dibandingkan dengan pupuk anorganik. Proses produksi pupuk Organiklebih lama dibandingkan dengan Pupuk Kimia. Tanah yang sudah miskin unsur haranya membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang besar dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pemulihan tanahnya. Pupuk organik, terutama pupuk kandang, masih sering mengandung biji-bijian tanaman pengganggu. Biji-bijian yang termakan ternak tidak akan tercerna sehingga dapat tumbuh mengganggu tanaman. Pupuk organiksering menjadi faktor pembawa hama penyakit karena mengandung larva atau telur serangga sehingga tanaman dapat diserang. Kandungan unsur hara dalam pupuk organiksulit diprediksi Respon tanaman terhadap pupuk organiklebih lambat, karena pupuk organik bersifat slow release. Penerapan hasil bioteknologi, seperti pupuk mikroba, masih jarang digunakan. Sehingga penambahan jumlah mikroorganisme dalam tanah kurang optimal. Jika pupuk organik(kompos) yang diberikan masih mentah maka bahan organik akan diserang oleh mikroba sehingga unsur hara tanaman menjadi berkurang karena “dimakan” oleh mikroba-mikroba dari kompos mentah. Pupuk Kimia Kelebihan Pupuk Kimia Unsur yang terkandung dalam pupuk Kimialebih cepat terurai Kandungan Pupuk Kimiajuga lebih cepat terserap oleh tumbuhan Pemupukan dengan pupuk Kimiarelatif mudah dilakukan Pemupukan intensif untuk tumbuhan lebih mudah, karena pupuk kimiatelah dikonsentrasikan pada jenis unsur tertentu Kekurangan Pupuk Kimia Pupuk kimiadalam ketersediaanya tergantung pihak lain, seperti pabrik dan distributor Harga Pupuk Kimiarelatif lebih tinggi Karena cepat terurai di alam, sehingga untuk mendapatkan efisiensi pemupukan yang optimal harus dengan dosis yang tepat Waktu pemupukan harus sering karena pupuk tidak tersimpan lama dalam media tanam Dapat menyebabkan ketidak seimbangan unsur hara dalam tanah karena pemupukan yang tidak berimbang Dalam pemakaian jangka panjang dapat menurunkan PH tanah Meninggalkan residu kimia yang dapat mengganggu kesehatan tanah dan lahan. Residu kimia dalam jumlah berlebih bisa mengganggu kesehatan tanah dan orang yang mengkomsumsinya. Pupuk Hayati Kelebihan Pupuk Hayati Pupuk HayatiMampu memberikan manfaat bagi tanah dan tanaman secara berkesinambungan Pupuk HayatiMampu menyediakan unsur hara yang lengkap dan berkesinambungan, karena mikroorganisme yang terkandung dalam pupuk hayati bisa memproduksi sendiri. Pupuk HayatiTidak memberi dampak negatif bagi tanah, tanaman, lingkungan dan manusia harganya Pupuk Hayatilebih murah. Kekurangan Pupuk Hayati Kualitas Pupuk hayatitergantung dari kualitas dan banyaknya populasi mikroorganisme. Seiring waktu, pupulasi mikroorganisme bisa berkurang sehingga kualitasnya bisa menurun. Kandungan Pupuk Hayatiadalah makhluk hidup, jadi bisa mati dalam jangka waktu tertentu. Pupuk HayatiTidak bisa diaplikasikan dengan pupuk kimia atau pestisida.