Loading...

KELOMPOK P2KP SUBUR MAKMUR DI RUSUNAWA CIBESEL, JAKARTA TIMUR SUDAH MANDIRI PANGAN SAYURAN

KELOMPOK P2KP SUBUR MAKMUR DI RUSUNAWA CIBESEL, JAKARTA TIMUR SUDAH MANDIRI PANGAN SAYURAN
Memang agak unik menerapkan kegiatan Percepatan {enganekaragaman KOnsumsi dan Keamanan Pangan (P2KP) di lokasi Rusunawa Cipinang Besar Selatan (Cibesel) Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur ini, karena semua anggota kelompok P2KP ini tidak memiliki pekarangan. Jalan keluar terbaik untuk mengatasi hal tersebut adalah kelompok P2KP sepakat untuk memiliki pekarangan komunitas kelompok P2KP yang terletak disekitar areal rusunawa. Untungnya pengelola Rusunawa Cibesel menyambut baik rencana kelompok P2KP tersebut. Lahan pekarangan komunitas dikelompok P2KP terbagi menjadi 4 lokasi sesuai dengan keberadaan tower yang telah dibangun yaitu sebanyak 4 buah tower. Setiap pekarangan komunitas dikelola oleh 2 orang yang bertanggung jawab keberadaan tanaman dan pengelolaannya. Luas pekarangan komunitas kurang lebih 200 meter persegi. Jenis tanaman yang dipelihara sangat beragam mulai dari aneka sayuran daun seperti bayam, kangkung, caisin, daun singkong, daun pepaya jepang,dll, sampai kepada umbi-umbian seperti ubi, singkong, talas.dll. Tidak ketinggalan juga aneka buah-buahan seperti mangga, rambutan, nangka dan tanaman buah lainnya. Menurut Ketua Kelompok P2KP Subur Makmur di Rusunawa, Sri Rahayu atau lebih dikenal dengan panggilan ibu Slamet menyatakan bahwa menanam dan memelihara aneka tanaman di areal Rusunawa Cibesel ini banyak sekali manfaatnya seperti warga masyarakat Rusunawa tidak perlu harus jauh-jauh membeli sayuran, cukup datang ke lokasi pekarangan komunitas, pasti mendapatkan sayuran dengan kualitas baik, segar dan dengan harga yang murah. Lain lagi cerita ibu Retno salah satu anggota kelompok P2KP Subur Makmur ini menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan P2KP ini dia mampu menghasilkan sayuran kangkung dan aneka sayuran lainnya untuk dijual kepada warga Rusunawa. Pendapatan yang diperoleh cukup lumayan untuk dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga serta dapat mengkonsumsi sendiri pangan sayuran yang dihasilkan dari kebun yang dikelolanya. Berdasarkan hasil monitoring tim dari Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2017 mencatat bahwa kemandirian pangan khususnya aneka sayuran warga Rusunawa Cibesel ini sudah tidak tergantung lagi dari pasar-pasar tradisional yang ada disekitar lokasi Rusunawa. Sebab dengan lahan yang ada dan produksi sayuran yang setiap saat dapat dipanen, konsumsi sayuran untuk warga Rusunawa sudah dapat dipenuhi dari lahan-lahan pekarangan komunitas yang dikelola oleh anggota kelompok P2KP Subur Makmur. Bahkan ketika tim monitoring P2KP berkunjung ke lokasi Rusunawa CIbesel, disuguhi dengan pangan ubi ungu, pisang ambon dan pisang raja, kacang rebus dan bubur manado yang dibuat khusus oleh salah satu anggota kelompok P2KP Subur Makmur yang kesemua bahan sayurannya berasal dari lahan yang telah dikelola oleh anggota kelompok P2KP. Semoga kondisi ini terus berlanjut dimasa-masa yang akan datang. (Didi Setiabudi, Sri Hurustiati, Penyuluh Pertanian Dinas Ketahanan Pangan Kelautan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, tahun 2017)