KELOMPOK SANTRI TANI MILENIAL (KSTM), SIAP MENYONGSONG ERA 4.0
Generasi Muda biasa sekarang diidentikkan dengan generasi milenial sebagai harapan dan tulang punggung dalam menunjang pembangunan di Indonesia khususnya pertanian. Potensi untuk regenerasi petani dari Pondok Pesantren sangat dimungkinkan, terlebih saat ini banyak orang tua mempercayakan pendidikan di Pondok Pesantren Modern atau Boarding school. Terkait peluang di era ekonomi digital saat ini, Kementerian Pertanian melihat adanya potensi besar yang bisa dikembangkan di lingkungan pondok pesantren. Seluruh sumber daya termasuk para santri ini harus dilatih semaksimal mungkin agar sasaran-sasaran tersebut bisa tercapai. Santri Tani Milenial merupakan upaya pemerintah terhadap anak muda, agar memiliki kemampuan usaha bertani maupun beternak, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian bangsa. Kementerian Pertanian yakin para santri mampu menguasai teknologi dan menghadapi era digital dengan optimistis dan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh Untuk mendukung kegiatan tersebut, Kementan juga memberikan bahan praktik mandiri berupa bantuan 500 ekor ayam, 1000 kilogram pakan ayam (untuk masa 2 bulan), serta vaksin (obat dan vitamin). Khusus Kecamatan Pagerageung, bantuan adalah 3.500 ekor ayam, 7 ton pakan ayam dan 7 paket vaksin atau obat hewan serta Bantuan Pembuatan Kandang Sebesar Rp. 3.000.000,00 per KSTM.