KELOMPOK SARI TANI DESA KIRINGAN, KECAMATAN BOYOLALI MEMPRODUKSI OBAT PENGUSIR HAMA BURUNG
KELOMPOK SARI TANI DESA KIRINGAN, KECAMATAN BOYOLALI MEMPRODUKSI OBAT PENGUSIR HAMA BURUNG Serangan hama burung hampir setiap musim tanam padi menjadi kendala yang dihadapi kelompok Sari Tani Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali. Burung biasa menyerang padi yang sudah berisi. Serangan hama burung dilakukan secara bergerombol dan dilakukan pagi dan sore hari. "Serangan ini sangat merugikan petani, karena bisa menyebabkan tingkat kerusakan lebih dari 30%" Minarjo ketua kelompok Sari Tani. Berbagai upaya telah dilakukan petani dalam mengatasi hama burung. Petani biasa memasang jaring diatas tanaman padi. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan biaya yang banyak untuk pembelian jaring. Selain itu petani juga menunggui padinya setiap hari sampai panen. Hal ini tentunya sangat memberatkan bagi petani. "Bagaimana lagi itu harus kami lakukan, kalau tidak ya bisa gagal panen" tambah Bapak Sugiyarto salah satu anggota kelompok tani. Mendapat keluhan tersebut penyuluh pendamping yaitu Bapak Aris berusaha membantu memberikan solusi. Salah satu solusi yang diambil adalah dengan membuat obat pengusir burung. "Obat pengusir burung ini menggunakan prisip bau. Obat akan menimbulkkan bau yang tidak disukai oleh burung sehingga burung enggan datang ke lahan petani". Aris Penyuluh pendamping. Untuk itulah dilakukan pelatihan ditingkat kelompok dalam membuat obat pengusir burung. Pelatihan pembuatan obat pengusir burung dilakukan hari Rabu, 3 Februari 2016 di Rumah Bapak Arif, salah satu pengurus Kelompok Sari Tani. Pelatihan dilakukan menggunakan metode cerama dan praktek langsung. Bahan yang digunakan adalah telur itik dan bakteri fermentasi yaitu EM4. Petani sangat antusias mengikuti praktek pembuatan obat pengusir burung ini. "semoga dengan adanya obat pengusir burung ini dapat mengatasi serangan hama burung" Bapak Arif Kelompok Sari Tani Desa Kiringan. (Aris Fajar Rokhani ; Penyuluh Pendamping Desa Kiringan)