Oleh : Yulia Resty, SP PPL WKPP Kelurahan Landasan Ulun Timur Penilaian kelas kelompok tani merupakan salah satu bentuk pembinaan untuk memotivasi kelompok tani agar lebih berprestasi dalam mencapai kelas kemampuan kelompok yang lebih tinggi. Hal ini lah yang menjadi pokok bahasan dalam pertemuan Gapoktan Gawi Sabarataan di Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, pada hari Senin, 13 November 2017 dan bertempat di kediaman Ibu Nurjanah, ketua KWT Melati. Penilaian kelas kelompok tani dilaksanakan setiap tahun, hal ini bertujuan agar diketahui kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh kelompok tani sehingga memudahkan PPL dalam melakukan pembinaan. Kegiatan penilaian kelas kelompok tani berdasar dari Peraturan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian No. 168 Tahun 2011 yang dalam pelaksanaannya dibentuk tim dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga Pusat. Untuk meningkatkan kelas kemampuan kelompok tani maka PPL harus melaksanakan tugasnya untuk membina kelompok tani. Pembinaan kelompok tani di WKPP Kelurahan Landasan Ulin Timur diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peran serta petani dan masyarakat sangat diharapkan, namun terkadang kondisi dilapangan tidak sepenuhnya mendukung hal tersebut, sehingga pembinaan kelompok tani banyak terkendala, oleh karena itu sistem LAKU tetap terus dilakukan sehingga terdapat kedekatan khusus antara PPL dengan petani agar informasi dapat terus disampaikan guna meningkatkan SDM dan kesejahteraan petani beserta keluarganya. Pada tahun 2017 di WKPP Kelurahan Landasan Ulin Timur terdapat 2 kelompok tani yang naik kelas dari pemula ke lanjut, yaitu KWT Melati dan KWT Karang Kitri Lestari. Hal ini disampaikan oleh KJF SDM UPT BPP Landasan Ulin Ibu Erlina Hidayati, SP. Mengapa hanya 2 kelompok tani yang bisa naik kelas di WKPP Kelurahan Landasan Ulin Timur?? Ternyata hal ini dikarenakan kelompok tani tidak melakukan kegiatan perencanaan dan pengevaluasian kegiatan usaha tani, secara umum mereka hanya melakukan pelaksanaan usaha tani tanpa diawali dengan perencanaan diawal tahun dan pengevaluasian kegiatan usaha tani di akhir tahun. Tentunya hal ini menjadi catatan bagi PPL dalam melakukan pembinaan dimasa yang akan datang, dengan pendampingan dari KJF dan Kepala UPT BPP Landasan Ulin. Dalam pertemuan Gapoktan kemaren juga dihadiri oleh Ibu Rabiatul Adawiyah, SP sebagai Kepala UPT BPP Landasan Ulin yang baru, setelah terjadi mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru pada tanggal 17 Oktober 2017. Semoga dengan kepemimpinan yang baru akan membawa dampak positif bagi kegiatan penyuluhan di Kecamatan Landasan Ulin, sehingga semakin meningkatkan semangat para pelaku usaha tani dalam kegiatan agribisnis. Semoga...