Loading...

Kelompok Wanita Tani (KWT) Ujung Tombak Ketahanan Pangan Keluarga

Kelompok Wanita Tani (KWT) Ujung Tombak Ketahanan Pangan Keluarga
Kelompok tani Wanita Tani merupakan wadah tempat berkumpulnya segenap petani yang memiliki lahan pertanian / perkebunan terutama kaum ibu tani yang pemanfaatan lahannya belum maksimal, sehingga belum dapat mencapai hasil produksi seperti yang diharapkan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Terbentuknya kelompok wanita tani ini di dorong oleh kesadaran dan keinginan yang kuat untuk meningkatkan penghasilan pertanian dan perkebunan sehingga dengan sendirinya dapat merubah sosial ekonomi keluarga dan juga untuk mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lain yang pertanian dan perkebunannya telah maju berkembang dan bahkan berprestasi. KWT sangat berperan penting terutama bagi keluarga untuk menyediakan pangan dan gizi masyarakat dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Culamega Tahun 2019 fokus melakukan pembinaan pada KWT yang ada diwilayah Kecamatan Culamega. sasaran utama adalah Kelompok wanita tani Dahlia yang berada di Desa Cipicung Kecamatan Culamega dengan melibatkan seluruh anggota. Fokus utama pembinaan adalah memanfaatkan pekarangan dengan budidaya tanaman sayuran dan buah-buahan. Koordinator BPP Culamega menjelaskan bahwa KWT dalam hal ini anggota nya ibu-ibu merupakan ujung tombak dari ketahanan pangan keluarga, dirasakan sangat penting menunjang ketersediaan bahan pangan untuk keluarganya.Pembinaan dilaksanakan di Balai Sawala Desa Cipicung pada Bulan November 2019. Tahun 2020 BPP Culamega akan fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia dengan melakukan pembinaan, pelatihan, kunjungan, anjangkarya demi terwujudnya SDM Pertanian yang unggul dan kompetitif.