Loading...

KEMBANG TELANG

KEMBANG TELANG
KEMBANG TELANG Tarminah,SP Penyuluh Pertanian Madya RUMPUT LIAR KAYA MANFAAT “Kembang Telang “ adalah jenis tanaman merambat yang sangat disukai ternak terutama “kambng / domba ” Disampaikan Caska Keua Kelompok Peternak Subur Mulya Desa Mulyasari Kecamatan Bangodu Kabupaten Indramayu. Caska menuturkan pengalamannya beternak kambing dan domba dengan sistem gedogan atau diangon, selama beternak Caska memberi pakan ternak dengan sistim gembala dan sistim gedogan hasil mengarit rumput pada ladang penggembalaan , ladang penanaman rumput disekitar tanggul kali dan sekitar tanaman tebu pada lahan perkebunan PG Jatitujuh. Menurutnya disamping memberi pakan dengan rumput yang sesuai amjuran seperti rumput gajang, kinggrace, odot , indigofera dan lain-lain, rumput liar kemabang telang juga merupakan rumput yang disenangi peternak karena ternak peliharaan teruama kambing /domba senang akan pakan ini sehingga pada saat mencari rumput (ngarit) kembang telang merupakan imcaran peternak walau kadang harus menarik dari bawah karena tanaman ini tumbuh merambat biasanya merambat pada pohon atau kayu lain sebagai rambatan. Kembang telang (Clitoriaternatea) ternyata termasuk jenis tanaman yang mudah tumbuh di lahan kering (dengan udara panas dataran rendah termasuk Indramayu), dari berbagai sumber ilmu pengetahuan yang bisa penulis sampaikan ternyata banyak seali manfaatnya selain untuk dibudidayakan sebagai tanaman keindahan (warna bunga sangat menarik) , zat warna , sebagai tanaman herbal untuk kesehatan juga bermanfaat sebagai pakan ternak berkualitas tinggi banyak mengandung protein dan serat yang dibutuhkan oleh ternak terutama jenis ruminanstia seperti kambing/domba , sapi dan kerbau. “ Berdasarkan data yang dirilis oleh balai penelitihan ternak, kembang telang dapat tumbuh baik pada kondisi kering dan terus - menerus menghasilkan biji selama masa pertumbuhan, dengan jumlah produksi tanaman dan biji masingmasing sebesar 25-35 ton BK / ha dan 2,77 ton / ha pada umur panen 42 hari “. Tanaman kembang telang mengandung protein berkisar 21-29%, energi kasar18,6 MJ/Kg, kecernaan bahan organik 69,7% , kecernaan energi 66,6% dan energi termetabolis pada ruminan 12,4 MJ/Kg. Sedangkan kandungan protein kasar (25-38%) , lemak kasar (10%) , dan gula pada biji (5%) , sehingga tanaman ini berpotensi sebagai sumber proteein dan energi untuk ternak ruminantia (data Balai Penelitian Ternak). Pemberian kembang telag pada sapi perah dapat meningkatkan kandungan lemak dan total padatan, sedangkan pemberian Clitoria ternatea yang dicampur pakan hijau lain pada domba, PBBH nya sebesar 110-200 gr / ekor / hari. Selain itu kembang telang tidak menunjukan pengaruh negatif terhadap kesehatan ternak, serta tidak mempengaruhi volume dan pH. ‘Demikian betapa kaya manfaatnya kembang telang (Clitoria ternatea) , si bunga cantik untuk pengembangan usaha budidaya peternakan, namun para peternak belum mengetahui sepenuhnya manfaat dari bunga telang ini “, disampaikan Tarminah pada saat pembinaan anggota kelompok peternak Subur Mulya Desa Mulyasari. Harapan Tarminah kedepan para perternak kambing/domba , sap, kerbau mulai membudidayakan tanaman bunga telang ini sebagai bahan pakan ternak yang mudah, murah dan kaya kandungan protein bagi ternak. Syarat tumbuh sesuai sekali dengan topografi Kecamatan Bangodua yang berada di dataran rendah , suhu udara yang panas.