Loading...

KEMENTAN SOSIALISASIKAN PROGRAM BPPSDMP MELALUI KEGIATAN MSPP

KEMENTAN SOSIALISASIKAN PROGRAM BPPSDMP MELALUI KEGIATAN MSPP
[Makassar] Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sosialisasi program BPPSDMP melalui agenda Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) volume 02 secara virtual, Jumat (13/01/2023) di Makassar bertemakan Program BPPSDMP Tahun 2023. Sosialisasi dilakukan dalam rangka memperkuat program pengembangan SDM di tahun 2023. Di berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya pengembangan SDM pertanian dalam mengoptimalisasi pembangunan sektor pertanian. "Bicara pertanian adalah sumber daya yang paling pasti," kata Mentan Syahrul. "Sebab semua potensinya sudah terbuka lebar dan sangat menjanjikan," tambah Mentan. Pada arahannya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan BPPSDMP terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian melalui tiga program utama yakni di bidang penyuluhan, bidang pendidikan, dan bidang pelatihan. Dengan adanya paparan program BPPSDMP diharapkan para petani dan penyuluh tau dapur BPPSDMP agar di maklumi serta di mengerti dan dipahami untuk memajukan SDM Pertanian”.ujar Dedi Nursyamsi. Lebih lanjut Kepala BPPSDMP mengatakan program BPPSDMP ada program regular melalu apbn dan ada juga program reguler maksimum yaitu apbn booster. Adapun tiga program utama BPPSDMP didukung oleh sekretariat BPPSDMP melalui pembangunan reformasi birokrasi untuk pencapaian keseluruhan output dari program reguler maupun reguler maksimum”. jelas Dedi Nursyamsi. Narasumber MSPP, Sekretaris BPPSDMP, Siti Munifah pada penyampaian materinya mengatakan kegiatan pendukung BPPSDMP tahun 2023 yaitu penguatan kinerja penyuluh pertanian di daerah, peningkatan peran pendidikan dan pelatihan vokasi pertanian, penumbuhan kelompok usaha bersama (kub) petani muda, pengembangan wirausaha muda pertanian. Untuk kegiatan unggulan BPPSDMP tahun 2023 diantaranya petani milenial akses KUR, low cost precision farming, gerakan tani pro organik, pelatihan sejuta petani dan penyuluh, penguatan peran kostratani dan KEP”. ujar Siti Munifah. Selanjutnya beliau mengatakan untuk indikator kinerja utama pusat penyuluhan pertanian tahun 2023 yaitu persentase petani yang menerapkan teknologi sebanyak 85% dan persentase kelembagaan petani yang meningkat kapasitasnya 21%. Selain tiga program utama yaitu penyuluhan, pelatihan, pendidikan, BPPSDMP didukung kegiatan proyek atau program PHLN yaitu SIMURP,IPDMIP,YESS dan READSI”. pungkas Siti Munifah.hvy