Loading...

IRIGASI SPRINGKLER MURAH DAN EFEKTIF

IRIGASI SPRINGKLER MURAH DAN EFEKTIF
IRIGASI SPRINGKLER MURAH DAN EFEKTIF OLEH : SUSILO WARDOYO,SP BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN NGADIREJO Sejak jaman dahulu manusia sudah dapat memulai untuk memakai dan mengembangkan sistem irigasi. Hal ini dilakukan agar bisa mempermudah dalam pengairan dalam lahan pertanian ataupun perkebunan. Apalagi didukung dengan dekatnya wilayah yang kaya akan air serta daerah yang beriklim dengan curah hujan yang tinggi. Irigasi adalah sistem pertanian yang dipergunakan untuk mengairi suatu lahan dengan cara membendung sumber air. Atau dalam pengertian lain irigasi ialah usaha penyediaan, pengaturan, serta pembuangan air untuk menunjang pertanian, khususnya dalam pertanian. Irigasi adalah salah satu faktor yang amat menentukan suksesnya pertanian sebab tanpa pengairan yang cukup, sebagian besar tanaman yang dapat menjadi komoditas pertanian tidak akan tumbuh subur serta siap untuk kemudian dipanen. Inilah yang sering menjadi alasan mengapa dahulu, salah satu butir dalam politik etis Belanda ialah irigasi sebab Indonesia sebagai negara agraris yang begitu membutuhkan irigasi yang cukup untuk menunjang pertanian. Irigasi memegang peran yang begitu sangat penting sebab tanaman yang membutuhkan pengairan cukup tidak hanya membutuhkan supply air pada awal penanaman atau masa-masa tertentu saja, akan tetapi pada seluruh periode. Beragamnya sistem irigasi yang dimiliki petani Indonesia adalah suatu keniscayaan mengingat sejarah panjang irigasi dan beragamnya model tanah yang menjadi lahan pertanian. Sistem irigasi springkler Ada banyak sekali sistem irigasi yang dapat diterapkan di lahan pertanian di Indonesia. Irigasi yang umumnya digunakan adalah sistem irigasi permukaan. Sistem irigasi permukaan sudah lama dikenal dan di terapkan di Indonesia. Jika dulu sistem irigasi ini diterapkan karena jumlah air di lahan pertanian masih banyak, sedangkan sekarang air yang ada di lahan pertanian sudah semakin berkurang. Jika tetap menggunakan sistem irigasi permukaan maka penggunaan air akan banyak sementara jumlah air sedikit sehingga lahan tidak bisa produktif. Untuk mengatasi hal itu maka perlu diterapkan sistem irigasi yang efektif dan efisien salah satunya adalah sistem irigasi sprinkler. Irigasi Sprinkler (Sprinkler or spray Irrigation) adalah suatu metode pemberian air ke seluruh lahan yang akan diirigasi dengan menggunakan pipa yang bertekanan melalui nozzle. Sistem sprinkler dapat diklasifikasikan menjadi system permanent (Fixed/solid set), portable dan semi portable (hand move atau mechanical move), traveling irrigator (gun atau boom), center pivot atau linear move. Irigasi Sprinkler adalah suatu system irigasi yang fleksibel dimana selain dapat digunakan untuk menyiram tanaman juga dapat digunakan untuk pemupukan dan pengobatan dan untuk menjaga kelembaban tanah dan mengontrol kondisi iklim agar sesuai bagi pertumbuhan tanaman. Adopsi dari system sprinkler ini tergantung pada keuntungan ekonomis dan lingkungan yang akan didapatkan dibandingkan dengan system irigasi yang lain. Sistem sprinkler sekarang ini digunakan untuk berbagai jenis tanaman terutama komoditas yang bernilai tinggi seperti buah-buahan, sayuran dan digunakan pada berbagai jenis lahan dan topografi. Sistem irigasi sprinkler cocok untuk semua jenis tanah apabila application ratenyasesuai dengan kapasitas inflitrasi tanahnya. Termasuk juga pada lahan marginal yang memiliki kapasitas infitrasi atau kapasitas menyimpan air yang rendah. Dapat mengontrol pemberian air pada tanaman sehingga dapat mengurangi tingkat pertumbuhan tanaman yang vegetatif dan memperbesar peluang tanaman untuk tumbuh secara generatif dimana akan meningkatkan produktivitas hasil panen. Desain dapat dirancang secara fleksibel sesuai dengan jenis tanaman, tenaga kerja yang tersedia dan penghematan energi Dapat dilakukan fertigation atau pemberian nutrisi tanaman melalui system irigasi Dapat digunakan untuk mengontrol iklim bagi pertumbuhan tanaman Dapat menjaga tanah tetap lembut agar cocok bagi pertumbuhan seedling (persemaian) Mempercepat perkecambahan dan penentuan panen Kelemahan dari irigasi springkler yaitu investasi yang mahal dan tidak begitu efektif. Padahal banyak hal yang bisa kita siasati untuk menghemat dan lebih efektif yaitu dengan memodifikasi atau membuat komponen spreyer springklernya. Berikut kami sampaikan bahan dan cara pembuatan sringkler yang murah dan efektif. Bahan dan cara pembuatan springkler Bahan-Bahan T paralon 8 inci 1 buah Paralon 8 inci 1 buah Lem paralon secukupnya Lem alteco secukupnya Paralon ½ dim 1 buah Alat Alat Gergaji Soldir Lilin Cara pembuatan T paralon dipotong sampingnya menjadi 2 ukuran 1-2 cm Paralon 8 inci dipotong menjadi 15 cm 2 kali kemudian dipotong lagi menjadi 8 cm 1 kali Paralon ½ inci dipotong dengan ukuran 10 cm T paralon yang dipotong kita masukkan ke paralon 8 inci tersebut kemudian dilem dan potongan paralon yang ½ inci dimasukkan. Kemudian potongan T yang dipotong 1-2 cm digunakan untuk menutup supaya air tidak keluar Kemudian kita ambil potongan paralon dengan ukuran 15 cm tadi dimasukkan ke kanan dan kiri kemudian dilem Ujung ujung paralon dibakar sehingga menutup supaya air tidak keluar dari ujung paralon tersebut Sayap kanan dan kiri paralon dilubangi menggunakan soldir dengan jumlah lubang persayap sebanyak 3 lubang dengan jarak 5 cm.