Loading...

Kepala BP4K Grobyokan Tikus Di Desa Kemalo Abung Kabupaten Lampung Utara

Kepala BP4K Grobyokan Tikus Di Desa Kemalo Abung Kabupaten Lampung Utara
Hama tikus sawah merupakan penyebab kerusakan terbesar tanaman padi di Indonesia terutama pada agroekosistem dataran rendah dengan pola tanam intensif. Serangan hama tikus terjadi sejak tanaman padi di semai hingga panen. Mengingat perkembangan hama tikus ini cukup pesat dan tinggi berkembangbiaknya maka perlu dilaksanakan pengendalian secara terpadu yang dilakukan secara dini, intensif dan terus menerus (berkelanjutan) dengan menggunakan berbagai cara dalam pengendalianya. Kepala BP4K Kabupaten Lampung Utara, bersama kepala BP3K Abung Selatan, Kepala Desa Kemalo Abung dan Penyuluh setempat ikut turun ke sawah bergabung dengan +40 orang petani yang tergabung dalam 3 kelompoktani melakukan Grobyokan Tikus dalam rangka pengendalian hama tikus di lahan sawah petani yang ditanami padi sawah seluas 40 Ha jenis Ciliwung. Bahan yang digunakan petani berupa racun tikus yang berbahan aktif tiram. Cara penggunaannya sebagai berikut : Racun tikus berbahan aktif tiram tersebut disulut dengan api dan akan mengeluarkan asap; Setelah timbul asap, agar asap itu masuk keseluruhan kedalam lubang tikus maka lubang ditutup corong penutup; Tunggu sampai 5 menit, lalu angkat penutup lubang tersebut; Tikus dalam lubang akan keluar melalui lubang lain disekitar lubang yang diberi racun; Apabila tikus tersebut hanya memiliki satu lubang keluar, tikus akan keluar sempoyongan dari lubang yang diberi racun tikus tadi; Saat tikus keluar dari lubang, pada waktu itulah dilakukan grobyokan bersama-sama. Pengendalian Hama tikus dimaksudkan untuk menurunkan populasi tikus dan dapat mengurangi kerugian hasil produksi. (M.Fajri/Admin2/Kab.LU)