Loading...

KEPALA BPPSDMP SIDAK OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANTUAN ALSINTAN DI CIREBON

KEPALA BPPSDMP SIDAK OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANTUAN ALSINTAN DI CIREBON
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dr. Ir. Momon Rusmono, MM optimis pemanfaatan bantuan alsintan bagi kelompoktani dapat meningkatkan produktifitas pertanian, hal itu diungkapkan pada kesempatan Kunjungan kerjanya di Kabupaten Cirebon, Rabu (21/03/1018)..Kepala BPPSDMP beserta rombongan tiba di Desa Karangwareng pukul 09.00 WIB, disambut oleh Kabidluh Dinas Pertanian Masrukhin, S.STP, Kepala BP3K Karangwareng Toto Sunarto Ardy, SPKP, Penyuluh Wilbin Desa Karangwareng R.Bayu Aria Wicaksana, SP juga Kepala Desa Karangwareng Hj. Eti Rustiati.Selanjutnya Kepala BPPSDMP beserta rombongan meninjau lahan pertanian di kelompoktani Jaya Mulya 2 yang siap panen dan siap olah tanah seluas 25 hektar.Dalam upaya pencapaian target luas tambah tanam dan produksi padi dilaksanakan gerakan panen serentak dan optimalisasi pemanfaatan brigade alsintan. Acara yang diadakan di Kelompok Tani Jaya Mulya 2 Desa Karangwareng Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon dengan menggunaan Combine Harveste. Dengan penggunaan alat tersebut diharapkan mampu memperpendek waktu panen dan meminimalkan kehilangan hasil. Demostrasi alat ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan petani dalam penggunaan alat mesin pertanian ini dan pemanfaatan brigade alsintan di kabupaten Cirebon.Pada kesempatan tersebut juga, Kepala BPPSDMP melakukan dialog dengan ketua Kelompoktani dan Perangkat Desa setempat tentang Alsintan yang ada yang merupakan bantuan dari Kementrian Pertanian kepada Kelompoktani. Disampaikan oleh kasi ekbang desa karangwareng bahwa dengan adanya alsintan tersebut sangat membantu sekali bagi petani dan kelompoktani khususnya di Desa Karangwareng dalam menunjang kegiatan usahataninya."Kementan RI akan terus berupaya membantu petani dan kelompoktani dengan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) diantaranya traktor, mesin panen dan alat mesin lainnya sesuai kebutuhan lahan. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai hama, sekaligus juga untuk percepatan luas tambah tanam," jelas Kepala BPPSDMP. (Ditulis : Endang Indriasari,A.Md, Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan/Admin BP3K Karangwareng)