Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Melakukan Rapat Koordinasi Bahas Mitigasi Bencana Banjir Pada Lahan Pertanian
Tangerang, Akibat hujan dengan intensitas besar sejak tanggal 1 Januari 2020 mengakibatkan beberapa lahan pertanian dikabupaten tangerang yang tersebar dibeberapa daerah terendam banjir. Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DR.H.Aziz Gunawan memimpin langsung rapat Koordinasi di Aula DPKP membahas tentang mitigasi bencana banjir yang berdampak pada lahan pertanian dibeberapa kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, Rapat ini dihadiri para kepala Bidang dilingkup DPKP, Kepala UPT, Perwakilan POPT, Koordinator BPP dan perwakilan Penyuluh Pertanian. Ini merupakan upaya sinergi dan kolaborasi petugas agar meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir terutama pada lahan pertanian. Hal pertama yang disampaikan kepala dinas adalah pembentukan TIM mitigasi bencana banjir yang langsung dipimpin oleh Kepala Dinas sendiri. Dalam Kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang juga meminta Penyuluh untuk lebih memperhatikan keadaan atau kondisi lahan pertanian diwilayah binaan masing-masing, kemudian aktif melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan serta Desa/ kelurahan. Kepala Dinas juga meminta BPP menjadi Posko mitigasi Bencana Banjir lahan Pertanan, serta menugaskan para Koordinator untuk menjadi Ketua Posko Mitigasi Bencana Banjir Lahan Pertanian di wilayah masing-masing. Penyuluh bersama POPT diharapkan rutin melaporkan data lahan aktual yang terkena banjir kepada TIM mitigasi. Dalam Kesempatan yang sama H. Agus Sholeh selaku Koordinator Jabatan Fungsional di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyampaikan pentingnya pendataan awal secara cepat dan tepat. ini ada kaitannya dengan program yang sedang digaungkan kementrian yaitu KOSTRATANI, karena slah satu tujuan KOSTRATANI adalah meningkatkan peran BPP sebagai pusat data dan informasi, karena kostratani dibentuk untuk memperkuat kapasitas BPP dengan melibatkan seluruh penyuluh pertanian dan petugas pertanian lainny. Meskipun belum ada satupun BPP di Kabupaten Tangerang yang mendapat bantuan penunjang kegiatan Kostratani berupa drone, PC , serta paket komunikasi dalam rangka menunjang optimalisasi pemanfaatan IT di BPP, penyuluh harus tetap bekerja cepat dan tepat. hal tersebut di aminkan kepala Dinas dengan memberi pesan bahwa kerja cepat tepat mengumpulkan data lahan sawah yang terkena banjir dua jam setelah rapat ini merupakan pemanasan menyambut Kostratani. Dari Hasil pendataan beberapa lahan yang terkena banjir dantaranya Kecamatan Rajeg 30 Ha dengan Umur tanaman 15-14 HST, Kecamatan Mauk terkena 0,3 Ha dengan Umur Tanaman 3-5HST, Kecamatan Cisoka 5 Ha dengan umur tanaman 3- 5 HST, Kecamatan Jayanti 35 ha dengan umur tanaman 1-16 HST. (H@m _PPL Kab.Tangerang)