Loading...

Kepodotcom Bulango Timur terus kaji terap tanaman tomat

Kepodotcom Bulango Timur terus kaji terap tanaman tomat
Kebun Percontohan (kepo) BPP Bulango Timur terus lakukan kaji terap teknologi budidaya sayuran dataran rendah. "Untuk kedua kalinya, kami melakukan kaji terap terhadap tanaman tomat."kata Sarini Abdullah Dalam penanaman pertama, pemeliharaan hanya menggunakan 1 jenis pupuk organik cair (poc), dan untuk penanaman kedua ini akan mengaplikasikan 3 jenis poc. KJF Pembina Wilayah Kecamatan Bulango Timur mengatakan "saya apresiasi kegiatan yang ada dikepodotcom. karena dalam kegiatan budidaya banyak menggunakan bahan-bahan organik. untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk maka kita akan sama-sama mengusulkan agar lahan kepodotcom ini dapat disertifikasi tentang pertanian organik yang dikembangkan ke dinas terkait dalam hal ini ke Dinas Pangan, sehingga produk pertanian kita masuk dalam kategori produk organik mininal prima 3."kata Mulyadi Sumaga. Ridwan Djafar mengatakan "kami belajar dari kegiatan penanaman pertama dan segala kekurangan akan kami perbaiki pada masa tanam yang kedua ini."kata manager kepodotcom Saat ini, tanaman tomat menjadi tanaman yang kedua setelah tanaman hias yang ditanam diaeral kepodotcom pada awal tahun ini. "selain tomat, kamipun menyiapkan bibit sayuran dataran rendah lainnya seperti berbagai jenis sawi, selada, kembang kol, seledri dan cabe serta terung." kata Sarini Abdullah yang juga salah satu penyuluh di BPP Bulango Timur. Dilahan kepodotcom ini, tanamannya selain untuk komersil juga sebagai sarana demonstrasi dan kaji terap penyuluh di BPP Bulango Timur. "dan kami berkeinginan menjadikan kebun ini sebagai wisata edukasi pertanian tentang budidaya sayuran dataran rendah (sadar) organik."kata Ridwan Djafar Penulis: Suwandi Said S.ST Penyuluh Pertanian Muda BPP Bulango Timur