Loading...

Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Membangun Sinergitas Bersama Kelompok Tani

Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Membangun Sinergitas  Bersama Kelompok Tani
Kecamatan Sanrobone khususnya desa Banyuanyara adalah salah satu daerah di kabupaten Takalar yang mempunyai potensi pertanian yang sangat tinggi. Padi dan jagung merupakan tanaman yang setiap tahun kita bisa jumpai di wilayah itu dan menjadi komoditas utama para petani di desa tersebut. Salah satu komoditi yang menjadi favorit petani di desa Banyuanyara adalah tanaman Jagung varietas Hibrida. Setelah musim rendengan atau musim tanam padi berlalu dan selanjutnya memasuki musim tanam II (MK I), mayoritas petani kembali turun sawah mengolah tanah untuk menanam jagung walaupun di sebahagian kecil lahan mereka ditanami cabai, terong dan beberapa tanaman hortikultura lainnya. Dan kegiatan penanamn jagung hibrida berlanjut sampai musim tanam III (MK II). Hal ini disebabkan oleh selain hasil yang didapatkan petani dari bercocok tanam jagung kuning yang cukup memberikan keuntungan, sumber air di desa tersebut juga cukup mudah didapatkan hanya dengan memanfaatkan irigasi air tanah atau sumur dangkal. Antusias masyarakat petani yang tergabung dalam kelompok tani dalam mengembangkan usaha pertanianya itu tak lepas dari peran serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang selalu aktif memberikan pendampingan serta support kepada kelompok tani dan anggotanya. Berbagai metode yang dilakukan Penyuluh dalam mendampingi para petani diantaranya, Anjangsana atau pendekatan perorangan, diskusi, demontrasi cara dan hasil, field day sehingga masyarakat petani mendapatkan banyak informasi baik itu tentang sistem budidaya tanaman, teknologi terbaru pertanian, informasi pasar dan yang lainnya, sehingga harapan mewujudkan keluarga petani yang maju dan sejahtera akan tercapai. Dan salah satu bentuk pendekatan yang dilakukan PPL di desa itu adalah turut serta Panen jagung di Kelompok Tani Baji Mate’ne yang berada desa Banyuanyara kecamatan Sanrobone kabupaten Takalar di hari Jumat 6 Desember 2019. Penulis : Penyuluh Pertanian Lapangan Koordinator BPP Kecamatan Sanrobone : MURIATI, SP