Erosi merupakan masalah serius yang mengakibatkan kerusakan bahkan hilangnya tanah pertanian. Pertanian Konsevasi (PK), membantu mengatasi erosi melalui beberapa cara:• Penutupan tanah. Tanaman penutup tanah dan mulsa melindungi permukaan tanah dari terpaan hujan sehingga mencegah erosi.• Struktur tanah. Tidak adanya pengolahan tanah membuat struktur tanah utuh, bahan organic mengikat partikel tanah, akar mengikat tanah sehingga tanah tidak mudah tererosi.• Aliran permukaan berkurang. Tanah yang gembur menyerap air lebih banyak sehingga mengurangi air mengalir di permukaan tanah. Lubang tanam permanen dan pola tanam alur searah kontur juga mengurangi aliran permukaan.Untuk lahan lereng yang sudah tererosi berat perlu dilakukan tindakan pencegahan erosi sebelum penerapan komponen PK lainnya, antara lain:• Pembuatan alur searah kontur• Menghambat alur-alur erosi• Menanam alur tanaman/rumput searah kontur• Menyusun batu-batu dan bahan lainnya searah kontur• Terasering Pembuatan alur searah konturParit kecil dibuat sepanjang kontur untuk menahan air dan menaham erosi. Air tertahan dalam parit dan akan perlahan meresap kedalam tanah sehingga mengurangi aliran permukaan. Parit kontur dimulai dari bagian atas lahan. Parit kontur dapat dimanfaatkan sekaligus sebagai parit tanam (Lihat bab 3 persiapan lahan).Menghambat alur-alur erosiUpayakan agar air tidak mengalir di alur erosi yang sudah terbentuk. Gali parit searah kontur mulai dari bagian atas alur erosi untuk memindahkan alur air. Buat penahan alur air dengan batu atau kayu. Tanami alur erosi denagn rumput atau tanaman lainnya.Alur tanaman searah konturAlur tanaman searah kontur akan memperlambat aliran permukaan. Alur tanaman/rumput searah kontur mudah dilakukan dan murah serta dapat memberikan manfaat lain seperti bahan pakan ternak.Beberapa jenis tanaman yang dapat dipertimbangkan untuk alur kontur:• Rumput gajah (Pennisetum purpureum). Manfaat ganda sebagai pakan ternak (Untuk dipotong bukan gembala). Rumput gajah sangat berkompetisi hara dengan tanaman utama.• Rumput makarikari (Panicum coloratum). Dikenal sebagai tanaman alur kontur.• Rumput vetiver/akar wangi (Vetiver zizanioides), tumbuh sangat rapat walau selalu dipotong• Tanaman lainnya seperti labu, melon dapat ditanam sebagai tanaman alur.• Pohon legume seperti gliricidia dan lamtoro• Vegetasi alami dibiarkan tumbuh pada alur konturSusunan batu searah konturGulud dengan susunan batu sudah biasa dilakukan oleh petani. Jarak antara alur susun batu tergantung kelerengan lahan. Untuk kemiringan lahan 2 – 5 % jarak alur 25 -50 mTanggul searah konturTanggul tanah yang dibuat berdasarkan garis kontur. Seperti tanggul lainnya, tanggul ini juga dapat memperlambat aliran air dan menahan sedimen agar tidak hanyut.Selain tulisan ini sistem pertanian konservasi di kecamatan Suwawa Selatan dapat dilihat langsung pada demplot di salah satu lahan kelompok Tani Lestari Desa Libungo yang bekerja sama dengan BPTP Provinsi Gorontalo. Demikian semoga bermanfaat.[] Yusup Datau-Admin- SuwawaSelatan