KONSISTENSI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI MELAHIRKAN PENANGKAR BENIH UNGGUL
KONSISTENSI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI MELAHIRKAN PENANGKAR BENIH UNGGUL Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berupaya menciptakan ketersedian benih tanaman pangan khususnya padi sawah terus dilakukan dengan upaya-upaya menciptakan penangkaran benih disentra produksi komoditas padi sawah, salah satunya di kecamatan Tegalbuleud. Kecamatan Tegalbuleud merupakan wilayah yang memiliki luas baku lahan sawah 2.273 Ha dan lahan kering/ladang lebih dari 4.000 Ha. Kebutuhan benih padi sawah sendiri mencapai 113 Ton Pertahun dan Padi Ladang mencapai 120 Ton pertahun, kebutuhan ini sangatlah potensial untuk melahirkan penangkara-penangkar yang profesional dalam menciptakan benih unggul yang sesuai lokasi. Karen masyarakat umumunya sudah 95% menggunakan benih unggul baru yang bersertifikat. Salah satu Gapoktan penerima kegiatan penangkaran di Kecamatan Tegalbuleud yaitu Gapoktan Sinar Rejeki Desa Bangbayang seluas 12 Ha dengan jumlah anggota tani 70 petani. Pada musim tanam I 2019/2020 akan melaksanakan kegiatan menciptakan benih padi sawah, dengan banyaknya yang terlibat dalam pendampingan, pengawasan dari beberapa instansi terkait baik itu Dinas Pertanian Kabupaten, UPTD Penyuluhan, UPTD Pertanian Wilayah, BPSBTPH Provinsi Jawa Barat dan di dukung oleh Pemerintahan Desa Bangbayang diharapkan pelaksanan ini dapat terlaksana dan dapat menciptakan benih padi sawah yang unggul sesuai standar nasional perbenihan padi. Diharapakan dari Gapoktan Sinar Rejeki ini menciptakan Benih unggul dengan produksi 72 Ton. Harapan ini tidak hanya menjadi catatan belaka, ini akan kita buktikan dengan pendampingan dan pengawalan serta kerjasama semua elemen terkait agar serius dalam melaksanakan kegiatan ini. Dalam pelaksanaan ini banyak persiapan yang dilakukan baik dari perencanaan, pra-pelaksanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan. Namun baru beberapa tahap yang sudah dilakukan dikarenakan sesuai dengan kondisi cuaca yang sedang berjalan di wilayah Bangbayang. Diharapkan dengan adanya program ini kedepannya para Gapoktan/Kelompoktani secara mandiri dapat menciptakan benih unggul yang dapat menyuplai kebutuhan benih di Kecamatan Tegalbuleud khususnya, karena dalam data sementara benih yang beredar di pasaran berasal dari luar wilayah Sukabumi yang terlebih sering terjadi ketidak cocokan dengan wilayah setempat, yang berdampak terhadap menurunnya produktivitas dan produksi padi di tingkat petani yang berdampak terhadap produksi Nasional. Kami menyambuat baik kegiatan program penangkaran benih padi sawah dalam kegiatan meningkatkan produksi tanaman pangan yang digulirkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, semoga dapat memberi dampak yang positif terhadap peningkatan produksi di tingkat Kabupaten Sukabumi. Penulis Acep Supriatman Buchori