Hj. Zulzana Efriani, S.Pi*) Kerjasama berupa konsolidasi yang manis antara para penyuluh, kelompoktani dan Dinas Pertanian, maka Tabalong berhasil menyelenggarakan acara gelar agribisnis, promosi dan kearifan lokal di desa Masingai II kecamatan Upau, pada tanggal 16 dan 17 April 2018. Melalui lomba stand pameran yang diikuti oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan lomba hasil olahan pangan tradisional yang diikuti oleh kelompoktani Desa Masingai I dan II kecamatan Upau, sasaran yang hendak dicapai dari kegiatan ini, yakni outcome yang akan menjadi rekomendasi hasil produk-produk unggulan Kabupaten Tabalong, baik berupa hasil olahan, penanganan hasil pertanian, dan teknologi inovasi pertanian telah tercapai. Adapun para pemenang lomba stand pameran, untuk top three; Juara I (BPP Tanjung), Juara II (BPP Maburai) dan Juara III (BPP Kelua), berbagai produk hasil olahan dari kelompoktani binaan dan tampilan stand pameran dari ketiga juara berhasil memukau 3 orang juri yang ditunjuk pada lomba ini. Tampilan dari stand BPP lain yakni BPP Bintang Ara (Harapan I), BPP Muara Uya (Harapan II), BPP Kembang Kuning (Harapan III), dan BPP Banua Lawas juga tak kalah bersaing. Semua BPP berupaya memberikan yang terbaik dalam menampilkan produk-produk kelompoktani binaan masing-masing. Lomba hasil olahan pangan juga berhasil menampilkan ratusan kue-kue tradisional yang dibuat dengan bangga oleh para wanita yang tergabung di dalam kelompoktani Desa Masingai I dan II. Berturut-turut para pemenang lomba ini yaitu: Kelompoktani/Poktan Sungai Putih (Juara I), Poktan Sidodadi (Juara II), Poktan Ramah Lingkungan (Juara III), Poktan Karya Tani (Harapan I), Mekar Wati (Harapan II) dan Rukun Tani Sentosa (Harapan III). Acara puncak dari rangkaian kegiatan ini yakni prosesi adat penduduk desa Masingai II "Wiwitan". Ritual tersebut merupakan persembahan tradisional masyarakat sebelum panen padi dilakukan sebagai wujud rasa syukur. Dikenal dengan sebutan "wiwitan" karena arti wiwit adalah mulai (memotong malai padi) sebelum kegiatan panen diselenggarakan. Prosesi oleh pemimpin adat dimulai dengan berdoa lalu dilanjutkan dengan memotong sebagian padi sebagai tanda padi siap dipanen. Selesai ritual dilakukan dilanjutkan dengan membagikan makanan yang sudah disiapkan kepada warga dan undangan yang hadir. Berbagai panganan tradisional seperti tumpeng dan kuliner lokal lainnya disajikan untuk dinikmati bersama. Berhadir dalam kegiatan ini adalah Pelaksana tugas Bupati Tabalong, H. Zony Alfianoor, SE, Akt, MM dan isteri; Hj. Nur Aina. Beliau menyampaikan apresiasi kegiatan Dinas Pertanian Tabalong serta kawan-kawan penyuluh dan kelompoktani, serta mendukung agar prosesi "Wiwitan" menjadi event yang masuk dalam agenda tahunan kabupaten Tabalong (-seperti dituturkan pewarta-wppl). *) Pewarta adalah pejabat pelaksana teknis kegiatan yang menduduki sebagai Kepala Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong