Loading...

KOSTRATANI BPP ANYAR SUKSES DAMPINGIN PETANI KACANG TANAH DI DESA TANJUNGMANIS

KOSTRATANI BPP ANYAR SUKSES DAMPINGIN PETANI KACANG TANAH DI DESA TANJUNGMANIS
Pada hari Rabu 14 Oktober 2020 bertempat di Kelompoktani Putra Bakti 1 Kampung Siring Desa Tanjung Manis Kecamatan Anyar Serang Banten telah dilaksanakan panen raya kacang tanah. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Badan Karantina Kelas II Cilegon selaku PJ Kostratani BPP Anyer dan Cinangka serta Babinsa dari Koramil Anyar. Kacang tanah merupakan salah satu komoditi unggulan lokal di Kecamatan Anyar. Sentra budidayanya terletak di Kampung Siring Desa Tanjung Manis. Penanaman kacang tanah dilakukan oleh petani di musim tanam ke dua setiap tahun. Bulan Juni dan Juli merupakan waktu pengolahan lahan dan penanaman. Menurut salah satu petani di Kampung Siring yaitu Bapak Misra bahwa penanaman kacang tanah sudah dilakukan sejak lama, dan biasanya dilakukan setelah panen padi Kewal (padi lokal Banten), “ dulu kacang tanah ini ditanam setelah panen padi kewal pak “ tutur beliau. Budidaya kacang tanah dirasakan sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar karena harga jualnya yang relatif tinggi dan stabil. Para petani juga tidak perlu jauh-jauh menjualnya karena para pengepul pasti sudah datang dengan sendirinya ketika mengetahui para petani di kampung tersebut telah panen. Dari hasil ubinan bersama pihak BPS didapat hasil sebesar 4.2 ton Polong Basah per hanya. Angka ini menunjukan sebuah provitas yang tinggi mengingat produksi rata-rata kacang tanah berkisar 2 – 3 Ton polong basah per ha. Hasil panen saat ini merupakan bentuk fasilitasi pemerintah kepada petani yaitu melalui kegiatan Demplot seluas 5 ha. Sarana yang diberikan kepada kelompoktani Putra Bakti 1 berupa benih kacang tanah ungul bersertifikat DM 1 Situraja sebanyak 500 Kg, Pupuk , dan Pestisda. Selain bantuan dari pemerintah juga terdapat bantuan dari pihak TNI melalui Koramil Anyar berupa pupuk organic cair sebanyak 50 Litter. Menurut Wahyu yang merupakan Babinsa di Desa Tanjung Manis, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian TNI dalam mendukung program ketahanan pangan yang di gaungkan oleh pemerintah. Berkat sinergitas ini pula hasil yang diperoleh patani bisa optimal. Peran para penyuluh dan POPT tentu menjadi faktor utama dalam pembinaan teknis budidaya kacang tanah di tingkat lapangan. Akses informasi petani terhadap Teknologi Buiddaya dan Informasi Pendukung seperti informasi Iklim dan Ramalan OPT menjadi lebih cepat dan mudah. Sehingga petani lebih siap dalam mengahadapi segala tantangan/kendala selama budidaya. Salah satu kendala utama adalah ketersediaan air, mengingat budidaya dilakukan saat masuk musim kemarau. Waktu yang tepat saat tanam dan ketersediaan mesin pompa air dilokasi menjadi solusi dalam mengatasi kendala tersebut. Serangan penggerek polong yang sering dialami tidak terjadi di musim ini, hasil panen kacang tanah terhindar dari serangan penggerek polong. Bapak Misra petani dan sekaligus ketua kelompoktani Putra Bakti 1 berharap pendampingan kepada petani di wilayahnya terus dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian karena hasil yang sudah dirasakan dan berharap pemerintah dapat membantu menyelesaikan masalah yang saat ini masih dirasakan petani kacang yaitu belum adanya mesin pemecah kulit kacang. Diharapkan dengan adanya mesin tersebut proses pengupasan kulit kacang menjadi lebih cepat. Beberapa anggota petani pun siap untuk menjadi penangkar benih kacang tanah sebagi upaya untuk mejaga ketersediaan benih unggul dan bersertifikat khususnya di wilayah Kecamatan Anyar. Walaupun tidak masuk kedalam komoditi startegis nasional, kacang tanah ini akan terus dibudidayakan di wilayah binaan BPP anyar sebagai komoditi unggulan lokal yang sangat menguntungkan.