Apakah manfaat lidi kelapa sawit itu ? Sebagaimana pohon kelapa, hampir semua bagian tanaman kelapa sawit dapat dimanfaatkan. Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan bahan baku dalam pembuatan minyak nabati. Bagian batangnya bisa menjadi bahan bangunan. Akar sawit pun bisa dibuat kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi. Begitu pula dengan daunnya yang dapat diproses menjadi pupuk cair. Lidi kelapa sawit juga ternyata memiliki segudang manfaat tersendiri bagi manusia. Lidi ini merupakan bagian dari tulang daun kelapa sawit. Lidi sawit mempunyai tekstur yang agak keras, elastis pada bagian ujungnya, dan berwarna cokelat muda. Lidi tersebut dapat diolah menjadi kerajinan tangan melalui teknik penganyaman. Kerajinan dari lidi sawit memiliki kesan tradisional yang begitu kuat sehingga banyak diminati oleh pasar lokal maupun mancanegara. Peluang ini dimanfaatkan oleh kaum perempuan dari kampung Tualang Timur yang tergabung dalam KWT Seroja Indah, dibentuk pada bulan April 2016 dengan jumlah anggota sebanyak 12 orang. Latar belakang pembuatan anyaman lidi sawit adalah sebagai solusi pemanfaatan limbah/sisa hasil membersihkan lahan sawit di lingkungan tempat tinggal mereka karena rata-rata anggota tinggal di areal kebun kelapa sawit.Prosedur Pembuatan Anyaman Alat yang digunakan terdiri dari gunting biasa, gunting khusus memotong lidi, benang dan pisau cutter. Lidi dikikis terlebih dahulu agar tidak mudah lapuk dan supaya warna keliatan lebih terang. Lidi yang telah bersih tadi siap dipakai dan langkah penganyaman bisa dilakukan. Satu orang pengrajin bisa mengerjakan pembuatan anyaman seperti piring selama satu jam karena mereka berkarya secara sambilan mengerjakannya disela waktu istirahat. Dalam sehari anyaman yang bisa dibuat sebanyak 2-3 buah, bagian yang membutuhkan waktu agak lama dalam proses pembuatan anyaman adalah kegiatan mengikis atau meraut lidi sampai bersih. Untuk membuat anyaman satu buah piring makan dibutuhkan lidi sawit sebanyak 96 batang. Setelah selesai hasil kerajinan di pernis dan dijemur agar anyaman lebih awet. Untuk pemasaran saat ini sudah dilakukan kerja sama dengan pihak Universitas Riau Pekanbaru dengan pemesanan 50 buah kerajinan perminggu berbentuk piring dan pot bunga. Pemasaran dalam wilayah Kecamatan Tualang promosi sudah dilakukan melalui media online dan juga secara konvensional. Adapun hasil kerajinan yang telah dibuat oleh KWT Seroja Indah antara lain : Piring makan, Tempat buah, Tempat telur, Bakul nasi, Tempat pena. Hasil dari penjualan setelah dikurangi biaya operasional diperoleh keuntungan dari usaha anyaman lidi sawit tersebut. Keuntungan yang ada langsung dibagikan kepada semua anggota KWT dengan kesepakatan 20% disisihkan untuk uang kas kelompok.