Loading...

Ktna Prov. Ntb Siap Mendukung Program Industrialisasi Pertanian Di Ntb

Ktna Prov. Ntb Siap Mendukung Program Industrialisasi Pertanian Di Ntb
Sebagai peran strategis nasional, sektor pertanian merupakan peran penting dalam penyedia pangan masyarakat Indonesia. Dengan berkontribusi langsung dan nyata dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri, bioenergi, penyerapan tenaga kerja berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan, ekosistem lingkungan dan stabilitas nasional. Salah satunya keberadaan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Menjadi organisasi yang independen dalam mengayomi kelembagaan petani dan nelayan adalah mitra kerja pemerintah dalam mendorong memajukan dan meningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. Hal tersebut disampaikan Ketua KTNA Prov. NTB Drs. H. Haerul Warisin, M.Si pada acara Pelantikan Pengurus KTNA Prov. NTB masa bakhti 2019-2024 dihadiri oleh Gubernur Prov. NTB, DPRD Prov. NTB, BPTP Balitbangtan NTB, Instansi OPD terkait, pengurus KTNA se NTB, Penyuluh Prov., gapoktan, kelompoktani, petani yang dipusatkan Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB (25112019). Peran KTNA Prov. NTB sebagai organisasi kelembagaan petani yang independen agar mampu mengadopsi inovasi teknologi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan, menfasilitasi jejaring kemitraan usaha serta melakukan advokasi dan pendampingan pada pelaku utama/pelaku usaha (petani). Sehingga Kelompok KTNA dapat menjadi jembatan antara petani nelayan dengan pemerintah untuk menyepakati dan menyelaraskan program pembangunan daerah baik pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan ungkapnya. Sedangkan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., MSc saat memberikan sambutkan dan melantik ketua dan pengurus KTNA Prov. NTB, menekankan bahwa dengan keberadaan kelompok KTNA ini tidak hanya sekedar dilantik, namun untuk bekerja dan sebagi wadah untuk menjembatani aspirasi petani secara umum dan nelayan di NTB. Gubernur berharap KTNA harus mampu memberikan solusi bagi permasalahan petani dan nelayan serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan serta dapat menghadirkan indurtrialisasi pertanian/perikanan yang moderm dengan pola mengubah dari penghasil bahan mentah menjadi pengolahan. Seperti industri pengolahan pakan ikan, yang dipamerkan dalam acara tersebut. Gubernur memberikan apresiasi terhadap industrialisasi pakan ikan itu, karena sesungguhnya itulah konsep industri yang ingin dikembangkan di NTB. Dengan industrialisasi, hasil pertanian dan perikanan di NTB, selain memberikan nilai tambah bagi pemasukan daerah, juga akan mampu meningkatkan margin penghasilan petani dan nelayan di NTB. Untuk itu, KTNA diharapkan membangun komunikasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait agar segala kesulitan yang dihadapi dapat segera dibantu mengatasinya ungkapnya. Pada acara kegiatan pengukuhan pengurus dipamerankan beberapa produk KTNA Kabupaten/Kota mulai dari jus polen dari sarang lebah, madu, pakan ikan, pertanian hidroponik, produk pengolahan hasil pertanian, tanamam dan buah organik dan lain-lain. By. Syamsul Riyadi/Penyuluh Pertanian Muda