Badan Koordinasi Penyuluhan di tingkat provinsi merupakan amanat Undang-undang nomor 16 tahun 2016 pasal 11 yang salah satu tugasnya melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi lintas sektor dan tugas lainnya. Hari Jumat, 9 Desember 2016 Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM (Ir. Ellen Nova) beserta rombongan yaitu Kasubag Umum dan Kepegawaian (Neneng Sumarsono, S.Sos dan 6 orang staf Esterina J. Sormin, SP; Fetrioni A. Br. Bangun, SP; Fonitehe Eka K. Dadi, S.Pt; Anggiat R. Siregar, S.Kom; Ahmad H. Harahap, S.Hut; dan Susanti O. Simanjuntak, SP) melakukan kunjungan ke Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT (Sekretariat Bakorluh NTT). Sekretariat BAKORLUH NTT secara ex-oficio dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT. Rombongan diterima oleh Kepala BKPP Provinsi NTT, Sekretaris, dan para Kabid bersama-sama berdiskusi tentang penyelenggaraan penyuluhan di NTT di Ruang Kerja Kepala BKPP NTT. Pertemuan berlangsung dengan baik di mana keduanya melakukan tukar informasi dan pengalaman terutama tentang pelaksanaan penyuluhan di kedua provinsi. Provinsi NTT terkenal dengan analisa Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi yang dilanjutkan dengan peta ketahanan dan kerentanan pangan menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada tahun 2010 NTT mempunyai mempunyai jumlah desa yang perlu penanganan prioritas 1 sebanyak 38 desa, prioritas 2 sebanyak 31 desa, prioritas 3 sebanyak 66 desa, prioritas 4 sebanyak 44 desa, prioritas 5 sebanyak 56 desa, prioritas 6 sebanyak 49 desa dan untuk tahun 2015 prioritas 1 sebanyak 0 desa, prioritas 2 sebanyak 14 desa, prioritas 3 sebanyak 67 desa, prioritas 4 sebanyak 74 desa, prioritas 5 sebanyak 138 desa, prioritas 6 sebanyak 7 desa. Provinsi NTT tahun 2015 tidak mempunyai desa yang perioritas 1. Fenomena ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan dengan berbagai kegiatan dan pemberdayaan selama lima tahun menunjukkan hasil yang baik. Disamping itu juga Pemerintah Daerah NTT mencanangkan program tidak mengkonsumsi beras satu hari dalam satu minggu pada hari Kamis dengan tujuan setiap Kamis sebagai petunjuk jika kita menggunakan pakaian motif daerah untuk PNS. BAKORLUH Provinsi Sumatera Barat menginformasikan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan berjalan baik. Setelah berdiskusi rombongan disampingi Kepala Bidang Kelembagaan Penyuluhan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Johanis Buang, SH) dan Staf Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Maria M.D. Bate SPt) berkunjung ke BPTB Naibonat untuk melihat budidaya jamu dan Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) yang diketuai oleh Roni Nalle untuk mempelajari dinamika yang terjadi selama ini. Penulis : Henderina S. Laiskodat, Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi NTT.